Namun ibu-ibu di Belgia ini terinspirasi untuk melakukan hal yang mungkin belum pernah dilakukan sebelumnya. Mereka diminta membantu janin untuk membuat lukisan. Loh, bagaimana caranya?
Ibu-ibu dengan usia kandungan antara 32-39 minggu ini hanya diminta untuk duduk santai, dengan kondisi perut yang sedikit terbuka. Kemudian di atas perut mereka yang membesar itu ditempeli 2-3 kuas yang telah dicelupkan ke dalam cat berbagai warna.
![]() |
Di samping mereka, diletakkan sebuah kanvas berbentuk persegi dan menghadap persis ke depan kuas-kuas yang telah dicelupkan ke dalam cat tadi. Ibu-ibu ini lantas tinggal menunggu sampai bayinya menendang-nendang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat janin mereka menendang-nendang, tendangan itu akan mendorong kuas yang menempel di permukaan perut ibu mereka untuk bergerak dan mengguratkan kuas di atas kanvas kosong di samping sang ibu.
Seluruh proses ini pun terekam oleh kamera. Dan saat janin-janin ini mulai 'melukis', terlihat dengan jelas bagaimana kuas-kuas itu bergerak sesuai dengan tendangan si janin, lalu terciptalah bercak warna-warni di atas kanvas.
![]() |
Uniknya, hasil 'tendangan' janin dari keenam wanita ini pun tak ada yang sama. Ada yang mencoretkan banyak bercak, tetapi ada juga yang hanya berupa titik-titik, tergantung keaktifan si janin dalam kandungan. Demikian seperti dikutip dari YouTube, Rabu (11/11/2015).
Dalam video yang sama juga terlihat ekspresi para ibu ini saat janin mereka menendang-nendang dan mengguratkan sesuatu di atas kanvas. Bahkan sejumlah ibu juga mencoba menepuk-nepuk perutnya dengan lembut untuk memberikan stimulasi agar janinnya menendang.
Baca juga: Sejak di Kandungan, si Kecil Sudah Bisa Diajari Bicara Lho
Lantas apa yang akan dilakukan dengan hasil lukisan janin-janin tersebut? Rupanya ini adalah bagian dari kampanye bertajuk Unborn Artists. Tujuan dari kampanye ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang banyaknya bayi yang lahir mati atau stillbirth di Afrika karena ibu mereka tidak mendapatkan akses kesehatan yang layak.
Hasil lukisan janin-janin ini juga dilelang dalam berbagai kesempatan, dan dana yang terkumpul akan disumbangkan kepada SOS Children's Village, sebuah yayasan yang memiliki concern untuk memberikan akses pendidikan dan kesehatan bagi 2,2 juta anak dan orang dewasa di penjuru Afrika.
(lll/up)













































