Rabu, 21 Des 2016 20:07 WIB

Agar Nyaman, Ini Posisi Tidur yang Paling Dianjurkan untuk Ibu Hamil

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Masalah tidur menjadi salah satu hal yang kerap dikeluhkan wanita saat berbadan dua. Apalagi, menemukan posisi yang nyaman saat tidur dalam kondisi hamil jadi hal yang susah-susah gampang untuk ibu hamil.

Diungkapkan perawat bersertifikat dan pendiri Boston NAPS, Emily Silver, mungkin sebelum hamil ibu nyaman tidur dalam posisi tengkurap. Tapi, saat hamil tidak disarankan tidur dengan posisi ini mengingat perubahan pada perut dan janin yang makin berkembang.

Sementara, Lynn Simpson, MD, kepala kebidanan di Columbia University Medical Center, New York mengatakan memasuki trimester kedua kehamilan, ibu hamil tak dianjurkan tidur dengan posisi telentang dalam waktu lama. Pasalnya, membesarnya rahim bisa memampatkan pergerakan darah di pembuluh besar di sepanjang tulang belakang ibu.

"Kompresi ini bisa menurunkan tekanan darah ibu yang bisa berdampak pada menurunnya sirkulasi darah ke bayi," tutur Simpson kepada Fit Pregnancy.

Lalu, apa posisi tidur yang dianjurkan bagi ibu hamil? Baik Silver maupun Simpson menganjurkan ibu untuk tidur dalam posisi miring. Utamanya, tidur miring ke kiri disebut Silver lebih baik karena posisi ini bisa membantu meningkatkan jumlah darah dan nutrisi yang dialirkan ke plasenta dan bayi.

Baca juga: Cara yang Bisa Dilakukan untuk Bantu Atasi Insomnia pada Ibu Hamil

Di awal tidur, ibu disarankan tidur dengan posisi miring. Jika di tengah malam ibu tak sadar kembali ke posisi telentang, itu tak masalah dan segera kembalikan posisi tubuh miring ke kiri. Nah, untuk menjaga tubuh tetap miring saat tidur, Simpson menyarankan gunakan bantal untuk mengganjal bagian punggung dan bagian depan tubuh.

"Pelukan pasangan juga bisa membantu posisi tidur Anda tetap stabil. Agar tidur lebih nyaman, sebaiknya ibu hamil juga membatasi konsumsi makanan besar sebelum tidur untuk mengurangi mulas. Lalu, kosongkan kandung kemih supaya tidak sering bangun di malam hari," tutur Simpson.

Lalu, sebaiknya redupkan lampu kamar dan gunakan seprai yang nyaman, misalnya berbahan katun. Melakukan kegiatan yang bisa 'memancing' ibu hamil terlelap juga bisa dilakukan seperti membaca buku, mendengarkan musik, mandi air hangat, atau sekadar ngobrol dengan pasangan.

"Jika Anda masih menemukan kesulitan, konsultasikan dengan tenaga medis. Jangan khawatir pertanyaan Anda terlalu memalukan, justru hal sepele dan kecil seperti itu penting ditanyakan demi perawatan prenatal terbaik bagi Anda," tutur Simpson.

Baca juga: Kurang Tidur, Ibu Hamil Berisiko Komplikasi Saat Melahirkan

(rdn/up)