Salah satu tanda awal penyakit ginjal dapat terlihat dari kadar kreatinin atau urea yang tidak normal dalam darah. Kondisi ini dapat menyebabkan uremia, yaitu penumpukan zat sisa metabolisme dalam darah akibat fungsi ginjal yang menurun.
Pemeriksaan darah, seperti basic metabolic panel (BMP), sering dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan rutin. Tes ini dapat membantu tenaga kesehatan mendeteksi kadar sejumlah zat dalam darah, termasuk yang berkaitan dengan fungsi ginjal.
Selain hasil pemeriksaan darah, sejumlah perubahan pada tubuh juga dapat menjadi tanda adanya masalah pada ginjal, termasuk perubahan saat buang air kecil.
Gejala gangguan ginjal yang terlihat dari urine Foto: Suci Risanti Rahmadania/detikHealth |
Fungsi ginjal berkaitan erat dengan produksi urine. Beberapa perubahan yang perlu diperhatikan antara lain buang air kecil lebih sering atau lebih jarang dari biasanya, terutama pada malam hari.
Tanda lainnya meliputi:
- Nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil
- Jumlah urine yang keluar berkurang
- Urine tampak keruh
- Urine berbusa
- Warna urine berubah
- Darah dalam urine
Adanya darah dalam urine, yang juga disebut hematuria, dapat menjadi tanda berbagai kondisi medis, termasuk masalah pada ginjal. Darah dalam urine sebaiknya tidak diabaikan dan perlu segera diperiksakan ke tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya.
Lihat juga Video: Terlalu Banyak Protein Bikin Kinerja Ginjal Terganggu? Begini Faktanya
(suc/kna)











































