Infografis: Bukan Cuma Produktif, Ini 4 Manfaat Bangun Pagi

Infografis

Infografis: Bukan Cuma Produktif, Ini 4 Manfaat Bangun Pagi

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Kamis, 17 Sep 2026 06:04 WIB
4 manfaat dari bangun pagi
Foto: Suci Risanti Rahmadania/detikHealth
Jakarta - Bangun pagi kerap dikaitkan dengan produktivitas karena memberikan lebih banyak waktu untuk memulai aktivitas. Namun, kebiasaan tersebut juga dapat berkaitan dengan sejumlah aspek kesehatan, mulai dari kesejahteraan mental hingga kesehatan metabolik.

"Anggapan bahwa orang yang bangun pagi akan lebih dulu mendapatkan hasil memang ada benarnya. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang yang bangun lebih awal cenderung memiliki keuntungan dalam lingkungan kerja dengan jam standar pukul 08.00 hingga 17.00," kata Ahli gizi Karman Meyer, RDN, LDN, RYT, dikutip EatingWell, Rabu (16/9/2026).

Adapun salah satu manfaat dari kebiasaan bangun pagi dikaitkan dengan kesehatan mental. Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara waktu tidur dan bangun yang lebih awal dengan tingkat gangguan kesehatan mental yang lebih rendah.

"Studi menunjukkan bahwa orang dengan kronotipe lebih pagi, yang tidur dan bangun lebih awal, cenderung mengalami lebih sedikit depresi, kecemasan, dan tekanan psikologis secara keseluruhan dibandingkan mereka yang tidur lebih larut dan bangun lebih siang," kata Hannah Holmes, Ph.D.

4 manfaat dari bangun pagiSederet manfaat dari bangun tidur di pagi hari Foto: Suci Risanti Rahmadania/detikHealth

Bangun pagi juga membantu tubuh mendapatkan paparan cahaya alami pada waktu yang sesuai. Hal ini dapat membantu mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh selama 24 jam dan berpotensi mendukung kesehatan mental. Meski demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami hubungan antara waktu tidur dan kesehatan mental.

Dari sisi kesehatan fisik, jadwal yang lebih awal juga dikaitkan dengan sejumlah indikator kesehatan metabolik yang lebih baik, termasuk indeks massa tubuh, kadar kolesterol, dan kontrol gula darah.

Sementara orang dengan kronotipe malam atau yang terbiasa tidur larut juga ditemukan memiliki kesehatan kardiovaskular yang lebih buruk dibandingkan orang yang bangun lebih awal dalam sebuah penelitian.

Selain itu, bangun pagi dapat memberikan kesempatan untuk berolahraga sebelum aktivitas harian dimulai. Orang yang berolahraga pada pagi hari dalam beberapa penelitian cenderung lebih konsisten menjalankan rutinitas olahraga dan tetap aktif sepanjang hari.

Mengatur waktu tidur lebih awal juga dapat membantu mengurangi kesempatan untuk ngemil pada malam hari. Kebiasaan terjaga hingga larut malam dapat membuat seseorang lebih banyak mengonsumsi makanan tinggi kalori, gula, lemak, atau garam.


(suc/suc)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads