Suka Narsis Sehabis Zumba? Gym Ini Sediakan Ruang Khusus untuk Selfie

Suka Narsis Sehabis Zumba? Gym Ini Sediakan Ruang Khusus untuk Selfie

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Minggu, 08 Apr 2018 12:24 WIB
Suka Narsis Sehabis Zumba? Gym Ini Sediakan Ruang Khusus untuk Selfie
Siapa sih yang nggak suka selfie di gym? (Foto: thinkstock)
Jakarta - Pamer foto olahraga di media sosial bukan sekadar soal pencitraan. Bagi sebagian orang, ini bisa menjadi bagian dari upaya menjaga konsistensi latihan.

Bagi sebagian yang lain, pamer foto di instagram juga bisa menjadi semacam dokumentasi proses pencapaian target. Apakah perut yang semula buncit terlihat semakin rata, jadi lebih tercatat dari hari ke hari.

Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan swafoto alias selfie . Bisa juga meminta tolong partner latihan untuk mengambilkan foto dengan ponsel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasilnya? Sudah pasti ala kadarnya, karena hanya memanfaatkan lighting yang ada dan tidak selalu ada pengarah gaya.

Sebuah pusat kebugaran di Fairfield, Connecticut memahami kebutuhan tersebut dengan membuat ruangan khusus untuk selfie sehabis olahraga. Ruangan ini dilengkapi lighting khusus, aksesoris olahraga, dan bahkan produk-produk tata rambut untuk memaksimalkan gaya ber-selfie.



Ide untuk menyediakan ruang khusus selfie berasal dari hasil survei yang dilakukan oleh The Edge Fitness Club. Survei tersebut menunjukkan bahwa 43 persen orang dewasa selalu mengambil foto dan video di gym, dengan 27 persen di antaranya adalah selfie. Demikian dikutip dari The Shape.

Satu sisi, pamer foto olahraga bisa membuat orang lain terinspirasi untuk mengikuti gaya hidup sehat.Satu sisi, pamer foto olahraga bisa membuat orang lain terinspirasi untuk mengikuti gaya hidup sehat. Foto: thinkstock


Bagaimanapun, selfie di gym dan kemudian memamerkannya di instagram punya dua sisi. Ada sisi positif ketika foto-foto tersebut memberikan motivasi kepada siapapun yang melihatnya, untuk mengikuti gaya hidup sehat seseorang yang memamerkannya. Sisi lain, bisa memicu rasa tidak percaya diri dan bahkan perasaan bersalah bagi yang tidak bisa rajin olahraga.

(up/up)

Berita Terkait