Selasa, 17 Apr 2018 10:44 WIB

Yuki Kawauchi, Pegawai Kantoran yang Juarai Boston Marathon

Widiya Wiyanti - detikHealth
Yuka Kawauchi seorang pegawai kantoran yang menang lomba maraton. Foto: Getty Images Yuka Kawauchi seorang pegawai kantoran yang menang lomba maraton. Foto: Getty Images
Jakarta - Siapa sangka seorang pegawai kantoran bisa memenangkan sebuah kejuaraan world major marathon yang diikuti juga oleh atlet elit dunia. Yaitu Yuki Kawauchi, ia menjadi pria Jepang pertama dalam 31 tahun yang memenangkan Boston Marathon 2018.

Padahal perlombaan itu berlangsung saat kondisi cuaca tengah buruk, hujan, angin kencang, dan suhu yang menusuk tulang. Tetapi Kawauchi menjadi pria pertama yang mencapai garis finis dengan catatan waktu 2:15:54.

"Bagi saya, ini adalah kondisi terbaik," katanya dikutip dari The Japan Times.

Ini adalah kemenangan maraton kelima Kawauchi berturut-turut setelah Hofu Marathon tahun lalu di Jepang, maraton Tahun Baru di Marshfield, Massachusetts, Kitakyushu Marathon Jepang, dan Wanjinshi Marathon Taiwan.


Dikutip dari Lets Run, Kawauchi menggunakan waktu liburnya untuk berlatih persiapan perlombaan maraton tersebut. Karena kegigihannya, ia memiliki kekuatan tubuh yang cukup baik.

Yuka Kawauchi tidak menggunakan jaket saat hujan lebat. Yuka Kawauchi tidak menggunakan jaket saat hujan lebat. Foto: Getty Images


Di tengah cuaca buruk, Kawauchi disebut tidak mengenakan jaket seperti peserta lainnya. Meski sempat berada di urutan kedua, Kawauchi bisa menyalip di dua kilometer terakhir.

"Ini hari terbesar dalam hidupku. Ini Boston. Ini adalah perlombaan terhebat di dunia," tuturnya.

Kawauchi yang hanya seorang pegawai kantoran saja bisa menang dalam perlombaan maraton. Ia bisa dijadikan contoh baik dalam gaya hidup sehat. Kerja bukan menjadi alasan untuk tidak berolahraga.



(wdw/up)
News Feed