Jakarta -
Terkadang kita lalai saat merasakan kelelahan usai olahraga. Apalagi ketika tubuh mulai terasa nyeri hingga berhari-hari dan mungkin membuatmu malas berolahraga keesokan harinya.
Agar tak membuatmu jadi malas, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan usai berolahraga. Beberapa tips ini bisa memperbaiki otot dan jaringan, merilekskan otot dan aliran darah, dan tentu saja memulihkan tubuhmu agar dapat kembali nge-gym keesokan harinya:
Minum jus ceri
Foto: Dok. JNTO
|
Meminum jus ceri tar dikenal sebagai penambah antioksidan pada tubuh. Para ahli mengungkapkan bahwa meminumnya dapat mengurangi nyeri dan kelesuan pada otot usai rutinintas olahraga yang cukup intens."Studi lainnya mengatakan bahwa 340 gram jus ceri meminimalisir gejala-gejala usai berolahraga. Banyak yang percaya bahwa karena kandungan zat polifenolnya yang tinggi, termasuk flavonoid dan antosianin di dalam ceri tar," tutur nutrisionis Natalie Rizzo, MS, RD, dikutip dari Men's Health.
Usahakan meminum jus ceri segar, bukannya jus kotak yang penuh dengan gula. Jika terlalu asam, kamu juga bisa menggantinya dengan jus semangka. Jus semangka bisa menjadi pengganti elektrolit usai olahraga, akibat kandungan asam amino l-Citrulline yang tinggi dapat meredakan nyeri otot.
Makan pisang
Foto: Istimewa
|
Pisang mengandung potasium yang dapat membantu mencegah dehidrasi dan keram otot di pertengahan olahraga. Rizzo menyebut walau masih diteliti lebih jauh soal fungsinya mencegah keram otot, namun setidaknya memakan sekitar 3500 mg potasium per harinya.
"Pisang ukuran sedang mengandung 400 mg atau sekitar 11 persen dari asupan harian potasium," saran Rizzo.
Pakai foam roller
Foto: Getty Images
|
Foam roller sedang diminati banyak pecinta kebugaran. Alat satu ini disinyalir mampu menghilangkan rasa tegang dan sakit di otot. Meski agak sakit saat menggunakannya, namun ke depannya akan membuatmu terhindar dari cedera dan mengurangi rasa tegang keesokan harinya.Memakai foam roller juga disebut meningkatkan kelenturan dan jarak gerak, memperbaiki ketidak seimbangan otot, meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi risiko cedera. Utamakan ketiga titik ini saat memakainya: pinggang, bahu dan punggung bagian bawah.
Mandi air panas
Foto: Thinkstock
|
Setelah 30 menit beristirahat, mandilah menggunakan air panas selama 20-30 detik lalu secepatnya ganti menjadi air dingin dengan durasi yang sama. Seberapa panas dan seberapa dinginnya, usahakan sesuai dengan yang mampu kamu terima, jangan berlebihan.Menggunakan teknik seperti ini dapat mengurangi rasa tegang dan meningkatkan aliran darah. Pemikirannya adalah menciptakan 'pompa' eksternal pada darah dengan mendinginkan otot (mendorong darah keluar) dan lalu memanaskan otot (menarik darah kembali). Sehingga akan membawa darah segar dan nutrisi ke dalam otot untuk pemulihan yang lebih cepat.
Berendam di air garam
Foto: Thinkstock
|
Sering mendengar bahwa merendam kaki di air hangat dan larutan garam dapat menyingkirkan rasa lelah? Benar, dan bisa kamu lakukan pada seluruh tubuhmu, lho. Rebecca Lee, seorang perawat di New York menyebut suhu panas saat mandi menarik keluar racun dari permukaan kulit, dan saat suhuh menurun, racunnya keluar terbawa air."Bersamaan dengan membawa racun dari tubuh, mandi dapat mengurangi rasa sakit dan nyeri, meningkatkan sirkulasi dan dapat merilekskan baik pikiran dan tubuh. Selain garam, kamu bisa menggunakan soda, garam Epsom, garam laut atau garam Himalaya, cuka apel dan minyak esensial," tambahnya.
Meminum jus ceri tar dikenal sebagai penambah antioksidan pada tubuh. Para ahli mengungkapkan bahwa meminumnya dapat mengurangi nyeri dan kelesuan pada otot usai rutinintas olahraga yang cukup intens.
"Studi lainnya mengatakan bahwa 340 gram jus ceri meminimalisir gejala-gejala usai berolahraga. Banyak yang percaya bahwa karena kandungan zat polifenolnya yang tinggi, termasuk flavonoid dan antosianin di dalam ceri tar," tutur nutrisionis Natalie Rizzo, MS, RD, dikutip dari Men's Health.
Usahakan meminum jus ceri segar, bukannya jus kotak yang penuh dengan gula. Jika terlalu asam, kamu juga bisa menggantinya dengan jus semangka. Jus semangka bisa menjadi pengganti elektrolit usai olahraga, akibat kandungan asam amino l-Citrulline yang tinggi dapat meredakan nyeri otot.
Pisang mengandung potasium yang dapat membantu mencegah dehidrasi dan keram otot di pertengahan olahraga. Rizzo menyebut walau masih diteliti lebih jauh soal fungsinya mencegah keram otot, namun setidaknya memakan sekitar 3500 mg potasium per harinya.
"Pisang ukuran sedang mengandung 400 mg atau sekitar 11 persen dari asupan harian potasium," saran Rizzo.
Foam roller sedang diminati banyak pecinta kebugaran. Alat satu ini disinyalir mampu menghilangkan rasa tegang dan sakit di otot. Meski agak sakit saat menggunakannya, namun ke depannya akan membuatmu terhindar dari cedera dan mengurangi rasa tegang keesokan harinya.
Memakai foam roller juga disebut meningkatkan kelenturan dan jarak gerak, memperbaiki ketidak seimbangan otot, meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi risiko cedera. Utamakan ketiga titik ini saat memakainya: pinggang, bahu dan punggung bagian bawah.
Setelah 30 menit beristirahat, mandilah menggunakan air panas selama 20-30 detik lalu secepatnya ganti menjadi air dingin dengan durasi yang sama. Seberapa panas dan seberapa dinginnya, usahakan sesuai dengan yang mampu kamu terima, jangan berlebihan.
Menggunakan teknik seperti ini dapat mengurangi rasa tegang dan meningkatkan aliran darah. Pemikirannya adalah menciptakan 'pompa' eksternal pada darah dengan mendinginkan otot (mendorong darah keluar) dan lalu memanaskan otot (menarik darah kembali). Sehingga akan membawa darah segar dan nutrisi ke dalam otot untuk pemulihan yang lebih cepat.
Sering mendengar bahwa merendam kaki di air hangat dan larutan garam dapat menyingkirkan rasa lelah? Benar, dan bisa kamu lakukan pada seluruh tubuhmu, lho. Rebecca Lee, seorang perawat di New York menyebut suhu panas saat mandi menarik keluar racun dari permukaan kulit, dan saat suhuh menurun, racunnya keluar terbawa air.
"Bersamaan dengan membawa racun dari tubuh, mandi dapat mengurangi rasa sakit dan nyeri, meningkatkan sirkulasi dan dapat merilekskan baik pikiran dan tubuh. Selain garam, kamu bisa menggunakan soda, garam Epsom, garam laut atau garam Himalaya, cuka apel dan minyak esensial," tambahnya.
(frp/up)