Senin, 11 Mar 2019 20:04 WIB

Sulit Berjalan Tak Halangi Wanita Ini Jadi Atlet Marathon

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi disabilitas yang menjadi atlet marathon. Foto: Thinkstock Ilustrasi disabilitas yang menjadi atlet marathon. Foto: Thinkstock
Jakarta - Selama dua dekade, Misty Diaz mengira ia adalah satu-satunya manusia di dunia yang memiliki disabilitas aneh ini. Misty terlahir dengan kondisi spina bifida, yang merupakan cacat lahir yang menyerang tulang punggung dan saraf tulang belakang yang membuatnya bertubuh pendek dan sulit berjalan.

"[Penyakit ini] berdampak pada caraku berjalan, pertumbuhanku dan caraku buang air," kata wanita asal Los Angeles ini, dikutip dari health.com.

Walau hanya memiliki tinggi tubuh 132 cm, berat 30 kg dan menggunakan tongkat untuk berjalan, hal ini tidak menghentikan Misty menjadi seorang atlet pelari. Ia bahkan mampu menyelesaikan long-run sejauh 5K, 10K, half-marathon dan bahkan dengan jalur rintangan ekstrem. Baik dengan sesama disabilitas maupun tidak.



Dua tahun yang lalu, Misty mendengar akan diadakan lomba lari cepat di area ski sejauh 400 meter. Saat itu ia baru saja menyelesaikan operasi bedahnya yang ke-28, putus dari pacarnya dan berjuang melawan depresi parah dan mendambakan perubahan besar dalam hidupnya, yang ia mulai dengan melatih kebugaran.

Ia langsung memantapkan hati untuk mengikuti perlombaan ini, berawal dengan melatih bagian atas tubuhnya dengan latihan rowing dan mesin lat pulldown. Kemudian mencoba berjalan dari apartemen ke kotak pos di depannya, lalu mencoba lagi berjalan mengelilingi blok apartemennya, berlanjut ke pantai terdekat.

"Aku mencoba konsisten, dan aku sangat keras dalam progressku. Energi positif membuatku terus maju dan ingin melakukan lebih. Aku tak pernah sekalipun berpikir bahwa aku mengenakan tongkat bantu, aku mulai saat semuanya memulai, aku berhenti saat semuanya berhenti, dan melewati garis finish seakan ambang duniaku akan memulai lagi dari awal," tutur Misty yang kini berusia 30 tahun.

Misty berharap saat bertemu dengan seseorang yang memiliki kondisi yang sama dengannya, mereka tahu bahwa segalanya itu mungkin. Mereka bisa mencapai apapun yang mereka inginkan, yang perlu dilakukan hanyalah mencoba sedikit lebih keras.

(frp/wdw)
News Feed