Sabtu, 27 Jul 2019 07:15 WIB

Polusi di DKI Tinggi, Ini Saran Ahli Bila Ingin Bike to Work

Widiya Wiyanti - detikHealth
Bersepeda memang menyehatkan, tapi kalau polusi apa tidak bahaya ya? (Foto: Agung Pambudhy) Bersepeda memang menyehatkan, tapi kalau polusi apa tidak bahaya ya? (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Situs pemantau kualitas udara Air Visual melihat DKI Jakarta selama beberapa hari belakangan ini jadi salah satu kota dengan polusi udara terburuk di seluruh dunia. Skor Air Quality Index (AQI) Jakarta pada Sabtu (27/7) pagi misalnya ada di angka 172, peringkat kedua terburuk setelah Beijing.

Nilai AQI sendiri diberikan berdasarkan penghitungan jumlah enam polutan utama di udara yaitu particulate matter (PM) 2,5, PM 10, karbon monoksida, asam belerang, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah. Semakin tinggi nilai AQI maka semakin buruk kualitas udaranya.

Bagi yang terbiasa bike to work, kondisi ini tentu jadi tantangan tersendiri. peneliti perubahan iklim dan kesehatan lingkungan Dr Budi Haryanto, SKM, MSPH, MSC dari Universitas Indonesia menyarankan agar menghindari tempat-tempat dengan polusi tinggi. Alasannya agar terhindar dari kemungkinan menghirup banyak polusi.
Orang normal biasanya (tarik napas -red) semenit cuma 20 kali, nah yang naik sepeda bisa 40 kali kan ngos-ngosan. Berarti makin banyak debu yang kamu hirup, semakin banyak pencemaran udara yang masuk ke tubuh. Lebih aman cari jalan tikusDr Budi Haryanto, SKM, MSPH, MSC - Peneliti kesehatan lingkungan



Cara menyiasatinya antara lain dengan memilih rute jalan alternatif jauh dari jalan utama yang digunakan kendaraan bermotor.

"Orang normal biasanya (tarik napas -red) semenit cuma 20 kali, nah yang naik sepeda bisa 40 kali kan ngos-ngosan. Berarti makin banyak debu yang kamu hirup, semakin banyak pencemaran udara yang masuk ke tubuh. Lebih aman cari jalan tikus," kata Budi saat dihubungi detikHealth.

"Dari exercisenya sih sepedaan bagus karena bisa meningkatkan metabolisme tubuh maka daya tahan tubuh meningkat jadi nggak gampang flu batuk-batuk," pungkasnya.



Simak Video "Cara Natasha Rizky Lindungi Keluarga dari Polusi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)