Menurut hasil penelitian Jee Hartmann Rasmussen di Duke University, jika langkah kaki mulai melambat pada usia 45 tahun kemungkinan seseorang akan mendapatkan dirinya menua lebih awal tanpa disadari.
Gaya berjalan yang lambat juga dikaitkan dengan buruknya fungsi fisik, penuaan wajah yang lebih cepat dan perubahan struktural otak. Namun seseorang yang berjalan lebih cepat, memiliki IQ tinggi, memiliki resiko penuaan yang rendah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berjalan sepertinya hal yang sangat sederhana, tetapi berjalan sebenarnya membutuhkan fungsi dan interaksi dari banyak sistem organ yang berbeda pada saat bersamaan, termasuk tulang, jantung, paru-paru, otot, penglihatan, sistem saraf, dan sebagainya," kata Rasmussen, dikutip dari Health.com.
Gaya berjalan seseorang memberikan gambaran, berkurangnya kecepatan berjalan dapat mempercepat penuaan. Oleh karenanya meningkatkan kebugaran fisik dapat memperlambat penuaan serta meningkatkan kesehatan tubuh.
(up/up)











































