Selasa, 22 Okt 2019 07:00 WIB

Jalan Tak Bisa Cepat, Risiko Kematian Akibat Penyakit Jantung Meningkat

Nurul Khotimah - detikHealth
Jalan kaki (Foto: iStock) Jalan kaki (Foto: iStock)
Jakarta - Berjalan kaki adalah aktivitas simpel sehari-hari. Meski dinilai sebagai aktivitas yang biasa saja, kecepatan seseorang dalam berjalan kaki dapat memprediksi tingkat penuaan seseorang.

Menurut hasil penelitian Jee Hartmann Rasmussen di Duke University, jika langkah kaki mulai melambat pada usia 45 tahun kemungkinan seseorang akan mendapatkan dirinya menua lebih awal tanpa disadari.

Gaya berjalan yang lambat juga dikaitkan dengan buruknya fungsi fisik, penuaan wajah yang lebih cepat dan perubahan struktural otak. Namun seseorang yang berjalan lebih cepat, memiliki IQ tinggi, memiliki resiko penuaan yang rendah.



"Berjalan sepertinya hal yang sangat sederhana, tetapi berjalan sebenarnya membutuhkan fungsi dan interaksi dari banyak sistem organ yang berbeda pada saat bersamaan, termasuk tulang, jantung, paru-paru, otot, penglihatan, sistem saraf, dan sebagainya," kata Rasmussen, dikutip dari Health.com.

Gaya berjalan seseorang memberikan gambaran, berkurangnya kecepatan berjalan dapat mempercepat penuaan. Oleh karenanya meningkatkan kebugaran fisik dapat memperlambat penuaan serta meningkatkan kesehatan tubuh.



Simak Video "Cara Murah dan Mudah Hindari Penyakit Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)