Selasa, 26 Nov 2019 17:38 WIB

Risiko Diabetes Menghantui Generasi 'Mager' di Jakarta

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Malas bergerak bikin risiko diabetes meningkat (Foto: Lamhot Aritonang) Malas bergerak bikin risiko diabetes meningkat (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Diabetes adalah penyakit kronis yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di seluruh dunia. Bahkan, Indonesia menempati peringkat ke-7 penyandang diabetes terbanyak di dunia dengan jumlah 10,7 juta.

Menurut data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, sudah banyak sekali warga Jakarta yang mengidap diabetes. Tak hanya usia lanjut, saat ini angka pengidap diabetes cenderung naik di kalangan generasi muda.

"Penyakit diabetes itu sekarang sudah jadi penyakit primadona di Jakarta," tutur dr Dwi Oktavia Handayani, M. Epid, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, saat ditemui di GoWork, FX Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa, (26/11/2019).



Banyak generasi muda yang hobi rebahan akhirnya terkena diabetes karena kurang berolahraga, kurangnya beraktivitas fisik, diet tidak sehat, dan tidak cukup mampu bisa mengelola stress. Menurut data Dinkes Jakarta, sebanyak 20 persen juga disebabkan karena kurangnya makan sayur, 30 persen lain karena obesitas, dan kebiasaan merokok sebanyak 7 persen.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Prof Dr. dr Sidartawan Soegondo, Sp.PD-KEMD, spesialis endokrin, menganjurkan generasi muda untuk menjaga pola makan agar tetap sehat, dan tidak menunggu timbul gejala untuk mengantisipasi resiko terkena penyakit diabetes.

"Olahraga bersama keluarga, sama-sama mengingatkan pola makan, jangan sampai menunggu lapar yang nantinya bisa menimbulkan keinginan makan berlebihan," pungkas Prof Sidartawan.



Simak Video "Menu Diet ala Korea Ini Bisa Cegah Diabetes Loh!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)