Rabu, 18 Des 2019 10:30 WIB

Manfaat Berolahraga untuk Kesehatan Seksual Pria dan Wanita

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Manfaat olahraga untuk kesehatan seksual pria dan wanita. (Foto ilustrasi: thinkstock) Manfaat olahraga untuk kesehatan seksual pria dan wanita. (Foto ilustrasi: thinkstock)
Jakarta - Tujuan dari olahraga adalah untuk mendapatkan gaya hidup yang lebih sehat. Olahraga merupakan alat yang kuat untuk membangun kekuatan otot, kebugaran kardiovaskular, koordinasi tubuh dan pikiran, serta pelepasan stres.

Ditambah lagi, olahraga juga terbukti dapat meningkatkan dorongan seksual bagi pria dan wanita. Pada pria, dampak positifnya ditunjukkan dalam studi tahun 1990 dalam jurnal Archives of Sexual Behavior.

"Pria yang melakukan olahraga (60 menit per hari, 3-5 hari per minggu dengan intensitas 75-80 persen) memiliki peningkatan seksual yang lebih besar, misalnya frekuensi bermacam-macam aktivitas intim, dapat berfungsi secara cukup selama seks, dan persentasi orgasme yang memuaskan," tulis situs Times of India.
Pada wanita, dampak positif juga berasa pada dorongan seksual. Seperti dibuktikan pada studi tahun 2008 yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine yang mengungkapkan bahwa olahraga intens dan berdurasi pendek (20 menit dengan target denyut jantung 70 persen) secara signifikan meningkatkan rangsangan seksual fisiologis pada wanita (misalnya rangsangan genital).

Estetika tubuh yang didapatkan dari berolahraga, misalnya pengurangan lingkar pinggang, paha kencang, tubuh ideal dan kencang, juga bisa meningkatkan kepercayaan diri sehingga menjadikannya satu hal menarik dalam berhubungan seksual.

Selain meningkatkan dorongan seksual, tujuan olahraga lainnya adalah meningkatkan stamina, kekuatan, keseimbangan, dan meredakan stres. Gunakan tujuan ini agar olahragamu lebih relevan.

Pasangan yang berada di hubungan yang sehat dapat mempertimbangan menggunakan olahraga sebagai alat untuk meningkatkan aspek seksual dalam hubungan mereka. Sehingga bisa menyebabkan naiknya motivasi dan penyesuaian dengan program olahraga. Ketika frekuensi dan durasi pertemuan intim meningkat, seks dapat berfungsi sebagai aktivitas kardiovaskular yang termasuk dalam program kebugaran. Yuk olahraga pagi ini!


Simak Video "Tips Olahraga untuk Pemula ala Cinta Laura"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)