Minggu, 19 Jul 2020 06:56 WIB

Olahraga di Gym Hasilkan Aerosol, Ini Saran Dokter Agar Tak Kena Corona

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Strong young woman pushing heavy weights at the gym Olahraga di gym termasuk kegiatan berisiko tinggi menularkan virus Corona COVID-19 (Foto: iStock)
Jakarta -

Sejumlah tempat kebugaran mulai kembali dibuka. Dokter mengingatkan, gym atau pusat kebugaran termasuk tempat-tempat dengan risiko tinggi penularan virus Corona COVID-19.

Bukan saja karena berada di ruangan tertutup dengan sirkulasi udara terbatas karena menggunakan pendingin ruangan, tetapi juga karena kegiatan di dalamnya yang berisiko menciptakan aerosol.

"Olahraga itu adalah AGP, Aerosol Generating Procedure. Itu adalah aktivitas-aktivitas yang dapat menimbulkan aerosol," jelas dr Anita Suryani, SpKO, seorang praktisi kesehatan olahraga, dalam diskusi di channel YouTube BNPB, baru-baru ini.

"Aerosol membuat droplet makin kecil jadi bisa bertahan makin lama di udara," lanjut dr Anita.

Menurut dr Anita, olahraga di rumah dalam situasi pandemi seperti ini bagaimanapun adalah pilihan terbaik yang bisa dilakukan. Namun tidak bisa dipungkiri, olahraga di gym menawarkan berbagai kelebihan dan kenyamanan, mulai dari fasilitas hingga pendampingan oleh personal trainer atau PT.

Oleh karenanya, dr Anita mengingatkan sejumlah protokol yang bisa diterapkan untuk meminimalkan risiko penularan virus Corona. Di antaranya dengan membawa perlengkapan sendiri, seperti botol minum dan handuk untuk mandi maupun menyeka keringat. Tak lupa, dr Anita mengingatkan untuk selalu pakai masker saat melakukan olahraga dengan intensitas ringan-sedang.

"Manfaat olahraganya dapat, tapi risiko penularan COVID kita tekan," kata dr Anita.



Simak Video "Protokol yang Harus Diperhatikan saat Nge-gym di Era New Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)