Selasa, 18 Agu 2020 04:50 WIB

Round Up

Efek ke Jantung Saat Rossi Nyaris Celaka di MotoGP Austria

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 15: Valentino Rossi of Italy and Monster Energy Yamaha MotoGP Team returns in box  during the MotoGP Of Austria - Qualifying at Red Bull Ring on August 15, 2020 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Valentino Rossi nyaris celaka di MotoGP Austria (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Kecelakaan horor di MotoGP Austria nyaris mencelakai rider Yamaha Valentino Rossi dan rekannya Maverick Vinales. Meski cuma menonton di TV, fans The Doctors ikut merasakan jantungnya berdebar-debar.

"Aku terguncang. Itu kejadian palign mengerikan di sepanjang karierku," kata Rossi tentang insinden tersebut.

Gemetar dan jantung berdebar sewajarnya muncul mengikuti insiden mengerikan seperti yang dialami Rossi. Bahkan ketika tidak mengalaminya secara langsung, menyaksikannya di layar TV juga bisa berpengaruh pada detak jantung.

"Jantung itu menerima rangsangan dari pikiran dan penglihatan kita. Masuk dari visual, diproses di otak, dan kalau misalnya menimbulkan ketegangan, jantung kita bisa berdebar," kata dr Vito A Damay, SpKP(K), ahli jantung dari Siloam Hospital Lippo Village.




Dicontohkan oleh dr Vito, seseorang yang menonton film horor tidak mengalami langsung kejadiannya. Namun visual yang tampak dalam film tersebut akan membuat tubuh bereaksi, dan salah satu organ yang merespons reaksi tersebut adalah jantung.

Insiden 'horor' terjadi di MotoGP Austria akhir pekan lalu saat Johann Zarco dan Franco Morbidelli terlibat crash. Kedua motor yang saat itu melaju kencang langsung terpelanting dan nyaris menyambar Rossi dan Vinales.



Simak Video "Kenali Gagal Jantung Sejak Dini, Apa Sih Penyebabnya?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)