Rabu, 21 Apr 2021 11:33 WIB

Ingin Bisa 'Sujud Freestyle' dengan Aman? Catat Ini Saran Guru Yoga

Vidya Pinandhita - detikHealth
Young woman practicing yoga doing forearm stand crane pose asana in dark room. Bakasana. Wellness and healthy lifestyle Salah satu pose yoga yang mirip tren viral 'sujud freestyle', butuh keseimbangan dan koordinasi otot tubuh yang baik agar tidak njomplang (Foto: Getty Images/iStockphoto/Viktor_Gladkov)
Jakarta -

Gerakan 'sujud freestyle' ala emoji game Free Fire yang belakangan ini viral punya risiko fatal. Kalaupun memang penasaran ingin mencoba, pastikan dibimbing instruktur berpengalaman.

Penting juga untuk dicatat, jangan dilakukan saat ibadah. Selain tidak pantas, juga berbahaya dan mengganggu kekhusyukan.

Instruktur yoga Akhlis Purnomo mengatakan, gerakan sujud 'freestyle' dengan kaki diangkat ke udara sebenarnya mirip beberapa gerakan dalam yoga. Di antaranya chinstand dan peacock pose atau mayurasana.

Gerakan atau pose ini punya tingkat kesulitan tinggi, pastinya bukan untuk pemula yang baru mulai belajar. Jika memang ingin bisa melakukannya dengan aman, Akhlis menyarankan untuk belajar dengan didampingi dan diawasi ahlinya.

"Kalau memang anak tersebut ingin mencoba, disarankan bisa belajar ke kelas olahraga yang menguatkan dan melenturkan tubuh. Misalnya senam (gymnastics) untuk anak, kids yoga, dan sebagainya," saran Akhlis saat dihubungi detikcom, Selasa (20/4/2021).

Young woman practicing yoga doing forearm stand crane pose asana in dark room. Bakasana. Wellness and healthy lifestyleGerakan seperti ini idealnya dilakukan di atas matras yoga, bukan sajadah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Viktor_Gladkov

Akhlis menegaskan, gerakan ini bisa menyebabkan dampak serius jika dilakukan dengan tidak aman dan tanpa menguasai teknik yang benar. Apalagi, dilakukan oleh anak-anak.

"Kalau tidak melakukan dengan teknik yang baik dan aman, bisa menimbulkan cedera bagi pelakunya. Cedera bisa terjadi jika lengan dan tangan tidak kuat menopang badan dan jatuh terjerembab ke depan. Leher juga bisa cedera kalau sampai jatuh ke depan," jelasnya.

Peringatan senada juga disampaikan oleh instruktur yoga Astrid Amalia. Menurutnya, bahkan yang terbiasa yoga sekalipun tidak semua bisa atau punya kemampuan untuk melakukannya. Dan memang tidak ada keharusan untuk bisa 'freestyle', karena yoga bukan melulu soal pamer teknik, melainkan melatih mindfulness.

"Sudah pasti menimbulkan cedera. Sudah pasti bisa dia kena cedera langsung karena jatuh, bisa juga karena cedera lanjutan. Mungkin setelah melakukan tidak berasa apa-apa, tapi tunggu. Yang menopang tubuh adalah kaki, bukan tangan. Ketika mereka melakukan itu dengan tangan walau tidak cedera, menimbulkan pengaruh pada tangan. Itu bisa membuat tangan mudah retak," tegas Astrid.



Simak Video "Risiko yang Dialami saat Lakukan Handstand Tanpa Latihan"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)