Minggu, 25 Apr 2021 04:20 WIB

Jenis Olahraga yang Tepat saat Puasa agar Tetap Bugar Selama Ramadhan

Ardela Nabilla - detikHealth
Arabic woman runner outdoors in the morning with bright sunlight. Side view of young muslim woman wearing hijab resting after workout outdoors in the city. Foto: Getty Images/iStockphoto/jacoblund
Jakarta -

Bulan Ramadhan bukan berarti kamu harus 'puasa' olahraga juga, lho. Pasalnya, olahraga tetap penting dilakukan dengan rutin untuk menjaga kebugaran tubuh meski sedang berpuasa.

Selama bulan ini, olahraga bisa dilakukan pada waktu-waktu tertentu, yaitu sebelum sahur, sebelum berbuka, dan di malam hari setelah salat tarawih.

Menurut ahli gizi Mochammad Rizal, SGz, olahraga yang baik merupakan olahraga kombinasi aerobik dan anaerobik. Sejumlah jenis olahraga aerobik merupakan olahraga kardio, yaitu senam, zumba, jogging ringan, skipping, dan jalan cepat.

Sementara itu, beberapa jenis olahraga anaerobik atau olahraga penguatan otot adalah home body workout, circuit training, push-up, sit-up, squat, dan lunges. Lalu, jenis olahraga apa sih yang cocok dilakukan selama bulan Ramadhan?

Untuk jenis olahraga yang cocok dilakukan selama bulan Ramadhan, Rizal mengatakan bahwa olahraga apapun boleh dilakukan, asalkan telah sesuai dengan kondisi tubuh dan kebugaran masing-masing orang. Sebab, masing-masing orang memiliki status kebugaran yang berbeda-beda.

"Disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Status kebugarannya seperti apa, fleksibilitasnya tubuh seperti apa, kekuatan ototnya seperti apa, itu perlu diperhatikan," kata Rizal dalam acara e-Life dengan tema 'Puasa Bikin Kurus atau Gemuk?', Jumat (23/4/2021).

Selain itu, memilih jenis olahraga yang disukai juga tak kalah pentingnya. Dengan demikian, olahraga bisa dilakukan dengan senang hati dan rutin tanpa harus merasa terbebani.

"Nah yang kedua, selain kondisi itu ada preferensi. Jadi percuma kita kemudian bilang olahraga A itu paling bagus, tapi kalau orangnya gak suka justru dia malah gak akan olahraga. Jadi olahraga apa yang bagus adalah olahraga yang temen-temen suka, sehingga bisa konsisten melakukannya," lanjutnya.



Simak Video "Ngajarin Anak Puasa Lebih Mudah Daripada Ngajarin Matematika"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)