Rabu, 11 Agu 2021 05:05 WIB

Mengenal Kondisi Langka Lionel Messi, Anak Baru di PSG Pindahan dari Barca

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jakarta -

Hengkang dari FC Barcelona, Lionel Messi kini resmi jadi 'anak baru' di Paris Saint-Germain (PSG). Sang bintang akan mengenakan nomor punggung 30, angka yang juga sempat dipakainya saat mengawali karier di Barcelona, sebelum memakai nomor 10.

Menengok ke belakang, Messi menempuh jalan berliku untuk mencapai performa gemilangnya saat ini. Semasa muda, impiannya untuk menjadi pemain bola bahkan nyaris pupus akibat kondisi langka yang diidapnya.

Messi muda mengidap growth hormone deficiency (GDH), yang membuat pertumbuhan fisiknya terhenti di usia 11 tahun. Saat itu, tinggi badannya hanya sekitar 127 cm, paling kecil di antara rekan sebaya.

Terapi untuk mengatasi kondisi tersebut tidak hanya mahal, tetapi juga masih kontroversial. Injeksi hGH (human Growth Hormone) ketika itu masih jadi perdebatan, terlebih di kalangan atlet profesional.

Messi akhirnya menjalani terapi tersebut ketika bergabung dengan FB Barcelona. Klub raksasa Spanyol tersebut turut berkontribusi membiayai injeksi hormon selama kurang lebih 3 tahun agar pertumbuhan Messi optimal.

Hasilnya, Messi tumbuh hingga mencapai tinggi badannya saat ini yakni sekitar 169,92 cm. Di kalangan pemain bola Eropa, Messi masih terhitung tidak terlalu tinggi.

Namun skill brilian yang dimilikinya mampu mengimbangi keterbatasan tersebut. Berbagai gelar pemain terbaik telah dikoleksinya, termasuk 6 kali meraih Ballon d'Or.

Messi kini resmi hengkang dari FC Barcelona lalu jadi anak baru di Paris Saint-Germain. Di klub baru, ia menggunakan nomor punggung 30 yang pernah dikenakannya saat mengawali karier profesional di Barcelona.

(up/up)