Rabu, 29 Des 2021 17:40 WIB

Biar Juara Piala AFF, Seharusnya Timnas Makan Apa? Ini Saran Nutrisionis

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Irfan Samaling Kumi of Indonesia, right, celebrates after scoring the third goal during the AFF Suzuki Cup 2020 semi-final second leg match between Indonesia and Singapore in Singapore, Saturday, Dec. 25, 2021. (AP Photo/Suhaimi Abdullah) Timnas Indonesia. (Foto: AP/Suhaimi Abdullah)
Jakarta -

Pelatih Timnas RI Shin Tae Yong mengeluhkan nasi kotak yang disediakan oleh tuan rumah Piala AFF 2020. Kebutuhan nutrisi, menurutnya penting untuk menunjang performa atlet saat bertanding. Lalu seharusnya makan apa dong?

Para penggawa timnas Indonesia akan bertanding di final piala AFF 2020 berhadapan dengan Thailand, Rabu (29/12/2021). Demi meraih kemenangan, segala persiapan pun harus diatur baik secara teknis maupun di luarnya.

Salah satu hal yang perlu dipersiapkan diluar teknis seperti menu makanan yang harus dikonsumsi para atlet.

Ketua Asosiasi Ahli Gizi Olahraga (ISNA) Rita Ramayulis memberikan beberapa saran mengenai menu makanan yang seharusnya dikonsumsi para atlet timnas sepakbola Indonesia.

"Yang penting itu harus ada karbohidrat kompleks, protein rendah lemak, kemudian lemak tidak jenuh, kemudian micronutrient seperti kalsium, kemudian zat besi yang sangat berhubungan dengan kebugaran mereka. Kemudian cairan seperti vitamin C yang berhubungan dengan performa mereka," beber Rita saat dihubungi detikcom, Rabu (29/12/2021).

Lebih lanjut, Rita mengingatkan bahwa beberapa hal tersebut harus didapat dari makanan yang para atlet konsumsi. Seperti karbohidrat kompleks bisa didapatkan dari mengkonsumsi nasi merah, kentang ataupun jagung.

"Untuk protein rendah lemak bisa didapatkan dari ayam tanpa kulit, ikan, daging merah rendah lemak, tempe, dan kacang-kacangan seperti kacang ijo atau merah," beber Rita.

Kemudian untuk sayur yang harus dikonsumsi harus sayur berserat rendah.

"Sayur berserat rendah seperti wortel, labu siam, labu air, tomat tanpa kulit, ketimun buncis muda, sawi putih. Sayur seperti nangka muda dan kol harus dihindari dapat mengganggu pencernaan atlet," tambah Rita.

Sedangkan untuk cara pengolahan makanan bisa disesuaikan dengan keinginan atlet berbentuk pepes, tim, atau yang berbentuk rebusan dengan kaldu. Sedangkan untuk tambahan lemak bisa menggunakan olive oil atau minyak kelapa yang digabungkan pada olahan tersebut.

"Sedangkan untuk buah, buah potong yang berair banyak. Seperti melon, jeruk, buah naga dan sejenisnya," kata Rita.



Simak Video "Permasalahan Gizi di Indonesia, Stunting dan Obesitas Jadi Sorotan"
[Gambas:Video 20detik]
(any/up)