Minggu, 22 Mei 2022 05:25 WIB

Jarang Olahraga, Mau Mulai Kardio? Siapkan Ini Mumpung CFD Sudah Mulai lagi

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Shenzhen, ?hina - December 7, 2014: Five medical support people help  injured unidentified marathon runner  on the street,one runner running on the distance,shenzhen city,guangdong province,china Olahraga cardio (Foto: iStock)
Jakarta -

Car Free Day di sejumlah titik di Jakarta sudah kembali dibuka. Bagi yang ingin mencoba olahraga kardio pertama kali atau baru mulai kembali melakukan aktivitas olahraga, ternyata tidak bisa sembarangan langsung berolahraga tanpa persiapan.

Praktisi kesehatan dr Bernadette Laura dari Royal Sports Performance Centre memberikan tips bagi yang baru memulai olahraga kembali untuk mempersiapkan beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai persiapan.

"Iya kadang kan ada yang baru mulai lagi olahraga setelah pandemi atau baru mulai olahraga lagi, itu tentu beda dengan yang sudah rutin. Harus ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan tidak bisa dipukul rata tiap individu," ujar dr Laura ditemui di Mall Kota Kasablanka, Sabtu (21/5/2022).

Simak daftar hal-hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memulai kembali olahraga menurut dr Laura di bawah ini:

1. Intensitas Olahraga

Olahraga itu berkaitan dengan intensitas menurut dr Laura, ada yang intensitasnya tinggi, sedang, dan rendah. Mengenali jenis intensitas olahraga yang akan dilakukan membuat persiapan kita semakin matang.

"Kenali dulu kita mau olahraga intensitas gimana? yang tinggi, sedang, atau rendah? kalau rendah yang kayak gini masih bisa ngobrol aja. Jadi mengenali dulu jenis olahraga yang akan kita lakukan, pemula ya jangan dengan intensitas tinggi yang rendah dulu," bebernya.

2. Durasi

Durasi merupakan hal yang penting diperhatikan bagi yang baru kembali berolahraga. Menurut dr Laura durasi berkaitan dengan ketahanan tubuh dan tidak bisa disamakan tiap individu.

"Durasi sebenarnya kembali ke individu masing-masing. Ada yang mulai dengan intensitas rendah, ada yang langsung sedang. Tapi intinya begini, jangan di push terlalu," ungkap dr Laura.

"Untuk lama durasi jika cuma untuk kesehatan aja itu menurut WHO itu direkomendasikan 150-300 menit per minggu. Tapi balance aja yah, jangan sampai diforsir sehari langsung tinggi durasinya," sambungnya.

NEXT: Makanan dan minuman.

Simak Video 'CFD Dibuka, Wagub DKI: Jaga Kebersihan-Taat Prokes':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2