Dalam beberapa waktu terakhir, tren olahraga padel tengah meningkat, khususnya warga perkotaan. Hal tersebut juga makin nampak setelah banyak selebritis tanah air bergantian membagikan momen berolahraga padel di media sosial.
Spesialis kedokteran olahraga dr Sophia Hage, SpKO menjelaskan padel merupakan salah satu jenis olahraga berintensitas sedang-tinggi. Selain risiko cedera yang mungkin lebih tinggi, orang-orang dengan kondisi tertentu, seperti riwayat penyakit jantung, sebaiknya berkonsultasi dulu pada dokter apabila ingin mencoba padel.
"Intensitas yang bervariasi seperti ini sebenarnya ada sedikit perhatian spesifik atau pertimbangan khusus dengan orang-orang dengan masalah jantung. Karena tentunya ketika intensitas tinggi, denyut nadi atau denyut jantung naik dengan cepat, sedangkan pada intensitas sedang denyut nadi kembali turun," kata dr Sophia ketika dihubungi detikcom, Jumat (1/11/2024).
Meski begitu, dr Sophia menekankan bahwa padel dan olahraga pada umumnya aman dilakukan, bahkan bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Hal terpenting yang harus diperhatikan masyarakat adalah aware dengan kondisi tubuh, sehingga tidak berolahraga secara berlebihan atau memilih jenis olahraga yang tidak tepat.
Oleh karena itu, orang-orang yang memiliki riwayat penyakit jantung atau kondisi kesehatan lain tidak ada salahnya untuk berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu. Selama konsultasi, pemeriksaan kesehatan seperti elektrokardiogram (EKG) atau treadmill test untuk kondisi jantung mungkin akan dilakukan.
Ini penting untuk mengetahui jenis olahraga yang tepat dan batasan kemampuan tubuh yang dimiliki.
"Prinsipnya kalau misalkan kita cukup aware dan sadar dengan kondisi diri sendiri. Terutama kondisi risiko kondisi kesehatan dan cukup mindful, bijaksana, kapan tahu mendengarkan tubuh, dan kapan berhenti, maka padel adalah olahraga yang aman untuk semua orang," tandasnya.
(avk/kna)