Viral Petenis 'Ambidextrous' Umur 14 Tahun, Digadang-gadang Jadi GOAT Masa Depan

Viral Petenis 'Ambidextrous' Umur 14 Tahun, Digadang-gadang Jadi GOAT Masa Depan

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Rabu, 07 Jan 2026 14:06 WIB
Viral Petenis Ambidextrous Umur 14 Tahun, Digadang-gadang Jadi GOAT Masa Depan
Petenis berbakat Lucas Herrera Sanchez. (Foto: Instagram @lucas.herrera.sanchez)
Jakarta -

Sebagian orang memang dilahirkan memiliki bakat alami dalam olahraga dan Lucas Herrera Sanchez adalah salah satunya. Ia dikaruniai bakat 'ambidextrous', digadang-gadang akan mengusik takhta Roger Federer sebagai petenis terbaik sepanjang masa atau Greatest of All Time (GOAT).

Dikutip dari Marca, Lucas bertanding mewakili Jerman. Tetapi Lucas memiliki keturunan Latin karena ia adalah putra dari ayah Chili dan ibu Argentina. Di usia belia, dirinya menjadi salah satu nama yang patut diperhitungkan di dunia tenis dunia.

Apa Itu Ambidextrous?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yang membedakan Lucas Herrera dari pemain junior lainnya adalah ambidextrous-nya. Alih-alih mengembangkan skill backhand-nya, pemain muda Jerman ini mengeksekusi pukulan 'forehand' dengan tangan kanan dan kiri yang sama baiknya.

Sebagai informasi, ambidextrous adalah kemampuan untuk menggunakan kedua tangan dengan terampil dalam melakukan tugas. Teknik ini, jarang ditemukan bahkan di level tertinggi sekalipun.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari Healthline, ada kemungkinan genetika berperan. Sebuah studi tahun 2021 menemukan tujuh varian gen yang terkait dengan ambidextrous. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami varian-varian ini

Otak terdiri dari belahan kiri dan kanan. Kedua belahan ini bekerja sama untuk melakukan berbagai fungsi, seperti mengingat informasi.

Kemampuan menggunakan kedua tangan mungkin disebabkan oleh ketidakseimbangan dalam koordinasi ini. Namun sekali lagi, penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

Hanya sekitar 1 persen populasi yang lahir dengan bakat ambidextrous. Ini membuat orang-orang yang memiliki 'bakat' ini tergolong spesial.

Diajari Ayah dan Disempurnakan Waktu

Di usia 13 tahun, Lucas sudah mengejutkan banyak pasang mata di kompetisi bergengsi seperti Les Petit As, sebuah turnamen yang secara historis terkait dengan munculnya bintang-bintang tenis dunia masa depan.

Asal mula gaya bermain khas milih Lucas ini berasal dari rumah. Lucas mengatakan bahwa ayahnya, Jorge Herrera mengajarinya bermain hanya menggunakan pukulan forehand sejak usia sangat muda.

Jauh dari sekadar improvisasi, metodologi ini disempurnakan dari waktu ke waktu hingga menjadi ciri khasnya saat ini.

Urusan akademik, orang tua Lucas juga menaruh perhatian khusus. Lucas sendiri memprioritaskan pendidikan akademis. Bahkan, pemuda itu bersekolah di sekolah bilingual dan menjaga rutinitas yang menyeimbangkan studi dan latihan sehari-hari.

Hasilnya, pada musim lalu, Lucas Herrera Sanchez meraih lima podium di Tur Junior Eropa, medali perunggu di Monte Carlo, dan salah satu pencapaian terbesarnya hingga saat ini, medali emas di nomor ganda Kejuaraan Junior Eropa, bersama dengan Luys Calin.

Halaman 2 dari 2
(dpy/up)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads