Timnas Indonesia meraih kemenangan 4-0 atas Saint Kitts & Nevis. Beckham Putra bikin brace, dua gol lainnya dibuat Ole Romeny dan Mauro Ziljstra.
Indonesia vs Saint Kitts & Nevis pada laga FIFA Series digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026) malam WIB. Duel ini jadi laga debut John Herdman sebagai pelatih Tim Garuda.
Satu yang menjadi sorotan warganet di laga kali ini adalah kecepatan Etam. Berkali-kali kecepatannya membuat para pemain tim lawan kewalahan.
Di gol pertama contohnya, pemain Persib Bandung tersebut berhasil bikin pemain bertahan tim lawan kesulitan menghentikannya, meski sudah berupaya melakukan sliding tackle.
Menyoal Kecepatan Beckham Putra
Dikutip dari The Conversation, profesor ilmu olahraga dari Tennessee University yakni Dawn P. Coe dan Elizabeth Webster membedah bagaimana seseorang bisa berlari lebih cepat daripada yang lain.
Dalam kecepatan berlari, genetika memiliki peran penting. Namun, pengalaman dan struktur tubuh termasuk cara kerja otot juga krusial.
Tubuh manusia memiliki lebih dari 600 otot yang bekerja bersama-sama, memungkinkan untuk bergerak ke berbagai arah dan dengan berbagai kecepatan. Otot-otot ini terdiri dari kelompok-kelompok serat. Ada dua jenis utama: serat otot cepat (fast twitch) dan serat otot lambat (slow twitch).
Otot memiliki campuran jenis serat yang berbeda. Misalnya, betis terdiri dari dua otot: Satu otot didominasi oleh serat cepat yaitu gastrocnemius, yang digunakan untuk berlari cepat dan melompat. Otot lainnya sebagian besar didominasi oleh serat lambat yaitu soleus, yang digunakan untuk berjalan dan jogging.
Serat otot tipe cepat (fast-twitch) berukuran lebih besar dan membantu tubuh bergerak cepat serta menghasilkan kekuatan yang signifikan. Pelari cepat cenderung memiliki banyak serat otot tipe cepat.
Simak Video "Video: Ramuan Kulit Nanas Penangkal Sakit-sakitan usai Lebaran"
(dpy/up)