Kolom Gizi

Habis Olahraga, Minum Air Dingin atau Hangat? Ini Plus Minusnya

Mhd. Aldrian, S.Gz - detikHealth
Rabu, 22 Apr 2026 06:03 WIB
Hidrasi setelah olahraga. Foto: iStock
Jakarta -

Tren lari atau jogging makin ramai, unggahan di media sosial dipenuhi rute, pace, sampai berkeringat dianggap sebagai pencapaian. Banyak yang mulai lari bukan karena rencana panjang, tapi karena dorongan melihat teman. FOMO yang satu ini terasa positif.

Di balik euforia itu, ada satu momen yang sering ditanyakan. Setelah lari selesai, minum air mineral apa ya yang paling pas? Air dingin, air biasa, atau air hangat?

Jawabannya ternyata tidak sesederhana memilih mana yang paling enak. Tubuh punya kebutuhan yang berbeda tergantung kondisi setelah lari.

Keadaan Tubuh Setelah Lari

Setelah sesi lari, tubuh sebenarnya sedang bekerja cukup keras untuk kembali ke kondisi normal. Dalam jurnal Nutrients tahun 2019 berjudul Practical Hydration Solutions for Sport, dijelaskan bahwa tubuh kehilangan cukup banyak cairan lewat keringat. Suhu inti tubuh juga meningkat selama aktivitas.

Kondisi ini membuat volume cairan dalam tubuh menurun. Jantung harus bekerja lebih ekstra untuk menjaga aliran darah tetap stabil. Di saat yang sama, tubuh juga sedang berusaha membuang panas berlebih agar suhu kembali seimbang.

Di titik ini, minum bukan sekadar menghilangkan haus. Rehidrasi jadi bagian penting dari proses pemulihan. Jenis air yang dipilih bisa memengaruhi seberapa nyaman dan efektif tubuh kembali ke kondisi semula.





Simak Video "Video: Takjil Kurma Ditambah Butter, Berapa Kalorinya?"


(mal/up)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork