Kesuksesan Arsenal meraih gelar juara Liga Inggris musim 2025/2026 membuat linimasa media sosial 'memanas'. Saat Gooners merayakan kesuksesan Mikel Arteta setelah 22 tahun menanti, ada sekumpulan fans klub lain yang sibuk menyindir dan tampak kesal melihat rivalnya berpesta.
"Arsenal katanya juara liga inggris, tp kok sepi amat, ga ada yg peduli apa ya?" tulis salah satu akun di Threads, dikutip detikcom Selasa (26/5/2026).
"Jujur lucu dan agak gimana gitu, liat postingan dan komenan fans lain tentang Arsenal. Rasanya kayak gerah bener liat Arsenal juara, sampe2 bilang fans Arsenal kurang kerjaan nyenggol2 timnya padahal udah juara atau bilang fans Arsenal berisik," tulis akun lain.
Menurut psikiater dr Lahargo Kembaren, SpKJ ketidaksukaan melihat rival bahagia sebenarnya manusiawi dalam rivalitas olahraga. Selama hal ini hanya sekadar candaan atau bagian dari identitas penggemar.
"Ketika Arsenal justru juara, muncul ketidaknyamanan psikologis karena realita tidak sesuai harapan. Dalam psikologi disebut cognitive dissonance," kata dr Lahargo saat dihubungi detikcom, Selasa (26/5/2026).
Simak Video "Video: Kesehatan Mental Anak Mengkhawatirkan, Bagaimana Peran Guru BK bagi Siswa?"
(dpy/up)