Kenapa Haaland-Messi Lehernya Sering Maju ke Depan, Postur Rada Bungkuk?

Kenapa Haaland-Messi Lehernya Sering Maju ke Depan, Postur Rada Bungkuk?

detikHealth
Sabtu, 18 Jul 2026 13:01 WIB
Devandra Abi Prasetyo
Ditulis oleh:
Devandra Abi Prasetyo
Lulusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fans Manchester United yang juga eks pesepakbola semi-profesional. Banyak menulis soal olahraga dari sudut pandang hidup sehat.
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Round of 16 - Brazil v Norway - New York New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, U.S. - July 5, 2026 Norways Erling Haaland in action with Brazils Gabriel Magalhaes REUTERS/Mike Segar
Postur ikonik Erling Haaland dengan leher maju ke depan kerap dijadikan meme. Foto: REUTERS/Mike Segar
Jakarta -

Sadar nggak sih, postur bintang-bintang sepakbola terkadang tidak seideal yang dibayangkan? Erling Haaland misalnya, punggungnya sering terlihat agak bungkuk dengan leher maju ke depan.

Contoh lain, Lionel Messi dalam beberapa foto yang viral di media sosial sering kedapatan duduk dengan punggung melengkung seperti udang di ruang ganti. Sama, dalam beberapa tayangan lehernya juga cenderung maju ke depan kalau nggak menunduk.

Dipikir-pikir, postur tersebut mirip seperti gambaran orang-orang yang kebanyakan main gadget dan mengalami kondisi yang disebut 'tech neck' atau lebih spesifik lagi 'text neck syndrome'. Scroll media sosial seharian di layar ponsel cenderung membuat postur sedikit bungkuk, dengan leher menunduk dan maju ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pakar industrial ergonomics dari Mayo Clinic Health System di La Crosse, Brian Langenhorst mengatakan postur semacam ini berisiko memicu muscoloskeletal fatigue. Kondisi ini ditandai dengan tekanan pada sarah di leher yang bisa memicu nyeri hingga ke lengan.

"Ini seperti menahan bola bowling seberat 8 pound (3,6 kg) di kepala, lalu 72 pound (32,7 kg) di siku dan 96 pound (43,6 kg) di bahu," katanya, dikutip dari Mayo Clinic.

ADVERTISEMENT

Pada pemain sepakbola seperti Haaland dan Messi, tentu saja penyebabnya berbeda dan pastinya dampaknya juga tidak sama. Dokter bedah saraf dari Lamina Clinic, dr Victorio, SpBS, mengatakan postur para pemain bola didapatkan dari penyesuaian terhadap kebutuhan ergonomis untuk bertanding di level kompetitif.

Menurut dr Rio, sapaan akrabnya, posisi agak membungkuk pada pemain sepakbola dapat diibaratkan seperti mobil sport yang memang bentuknya berbeda dari mobil-mobil pada umumnya. Tujuannya untuk mendapatkan performa paling optimal.

"Makanya dia mengambil posisi seperti itu, karena mengikuti ergonomi tubuhnya," terang dr Rio dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (14/7/2026).

"Mungkin ketemu posisi di mana dia bisa lebih kencang, lebih kuat," katanya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Ayah Messi Membaik, Keluarga: Kesehatan Orang Gak Boleh Jadi Spekulasi"
[Gambas:Video 20detik] (dpy/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads