detikhealth

Pentingnya Konselor dalam Mengatasi Trauma

Jeems Suryadi Gani - detikHealth
Kamis, 10/12/2015 10:31 WIB
Pentingnya Konselor dalam Mengatasi TraumaFoto: thinkstock
Jakarta, Kejadian teror yang memilukan seperti penembakan di Paris beberapa waktu lalu bisa memicu ketakutan, kemarahan, dan memunculkan berbagai emosi. Mereka yang selamat, ataupun yang dekat dengan korban memiliki risiko tinggi mengalami stres dan depresi, meskipun hanya melihat dari televisi.

"Orang-orang menjadi ketakutan dan mereka bisa menjadi sangat cemas. Hal itu mengguncang rasa keamanan dan keselamatan mereka," ucap Nadine Kaslow, profesor psikiatri dan ilmu perilaku dari Emory University School of Medicine seperti dikutip dari CNN pada Kamis (10/12/2015).

Stephanie Dailey, anggota dari American Counselling Association, mengatakan bahwa emosi yang terjadi berkisar pada kemarahan, takut, dan perasaan terputus dari kehidupan normal. Orang-orang mungkin merasakan gejala fisik seperti sakit perut, insomnia, dan lebih buruk lagi masalah mental.

Baca juga: Terapi Perilaku Paling Manjur Bantu Depresi pada Anak

"Penembakan massal dan serangan teroris memang lebih sulit diatasi dibanding bencana alam, karena orang-orang sangat mungkin menyalahkan seseorang dan mengharapkan balasan, yang bisa membuat mereka marah," ujar Dailey.

Kabar baiknya adalah kebanyakan orang sangat mungkin untuk bangkit kembali dari hal-hal tersebut. Riset menyebut bahwa antara 30% sampai 60% korban selamat bencana baik yang disebabkna karena manusia atau teknologi, memiliki post-traumatic stress disorder. Tetapi mereka bisa kembali normal dengan terapi.

"Jika Anda memang mengalami stres dan masalah lain karena kejadian tragedi tertentu, bicara dengan konselor bukanlah hal yang buruk," ungkap Dailey.

Ia menambahkan bahwa sangat normal untuk merasakan berbagai emosi, tetapi jika masih memiliki masalah untuk kembali menjadi ke rutinitas normal, maka harus bisa memulai untuk berbicara dengan orang lain.

Baca juga: Terusir dari Rumah, Risiko Bunuh Diri Naik 4 Kali Lipat (up/up)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit