detikhealth

Adele Turun Bobot 14 dan Punya Pipi Tirus, Ini Trik Dietnya

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Kamis, 02/02/2017 16:03 WIB
Adele Turun Bobot 14 dan Punya Pipi Tirus, Ini Trik DietnyaFoto: Jon Furniss/WireImage
Jakarta, Jika diperhatikan, dalam videoklipnya yang berjudul 'Send My Love (To Your New Lover)', penyanyi Adele tampak berbeda. Dibandingkan dengan sebelumnya, tubuh Adele tampak lebih langsing dan pipinya juga terlihat lebih tirus.

Dikutip dari New York Post, penyanyi asal Inggris kelahiran 5 Mei 1988 ini berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 14 kg. Rahasiaya, ia menjalani Sirtfood Diet.

Menurut BBC Good Food, peneliti pernah mengklaim diet ini bekerja dengan mengaktifkan protein tertentu dalam tubuh, yang disebut sirtuin. Sirtuin diyakini berfungsi untuk melindungi sel-sel dalam tubuh dari kerusakan akibat stres, peradangan, gangguan metabolisme dan penuaan.

Selain itu, para peneliti juga meyakini bahwa sirtuin mampu memengaruhi kemampuan tubuh untuk membakar lemak dan meningkatkan metabolisme. Diet ini bahkan diklaim mampu menurunkan berat badan sebanyak 3 kg dalam sepekan.

Personal trainer Adele, Pete Geracimo, pun membenarkan bahwa kliennya fokus pada Sirtfood Diet. Berdasarkan buku 'The Sirtfood Diet' yang ditulis oleh nutrisionis Glen Matten dan Aidan Goggins, diet ini dijalankan dengan mengonsumsi 20 asupan yang kaya akan polifenol pengaktif sirtuin.

Baca juga: 5 Diet Selebriti Paling 'Nyeleneh' Sepanjang Tahun 2015

Asupan-asupan tersebut di antaranya teh hijau, dark chocolate, apel, jeruk, parsley, kale, kurma, minyak zaitun, dan kunyit. Daging tidak termasuk dalam asupan sirtfood, tapi pada diet ini Anda diperbolehkan untuk mengonsumsinya. Pada dasarnya pola diet ini fokus pada konsumsi asupan yang kaya polifenol pengaktif sirtuin yang disebutkan sebelumnya, namun Anda tidak dilarang untuk mengonsumsi makanan lainnya.

Meski demikian, aturan diet ini cukup ketat. Pada tiga hari pertama, asupan kalori Anda dibataskan maksimal 1.000 kalori. Umumnya makanan yang dikonsumsi adalah menu sirtfood-berat seperti seporsi salmon dengan sayuran atau mi soba dengan tahu dan sayuran, serta tiga porsi jus kombinasi teh hijau dan dan kale. Empat hari kemudian, kalori yang dikonsumsi bertambah menjadi 1.500, yang terdiri dari dua porsi menu sirtfood dan dua porsi jus.

Setelah melewati periode tujuh hari tersebut, Anda diperbolehkan mengonsumsi menu sirtfood sesuka hati. Matten mengatakan bahwa setelah pekan pertama, diet ini tidak lagi terlalu ketat. Diharapkan mereka yang menjalani diet ini akan lebih nyaman menjalani metode ini dan bisa dijadikan gaya hidup jangka panjang, bukan sekadar sesaat. "Kami ingin mengenalkan diet ini sebagai diet jangka panjang, sehingga Anda bisa menyesuaikan diet cukup dengan menambahkan bahan-bahan sirtfood dalam menu sehari-hari," tutur Matten.

Nutrisionis dari Mayo Clinic, Grace Fjeldberg, menanggapi diet ini sebagai metode makan yang unik. Namun demikian, ia menegaskan bahwa masih diperlukan lebih banyak studi terkait Sirtfood Diet ini. Menurutnya, tidak semua orang yang menjalani diet ini lantas akan mendapatkan hasil serupa seperti Adele.

"Diet ini terlihat menjanjikan dan mungkin dapat mengungkap beberapa misteri di balik mengapa diet nabati sangat bermanfaat bagi penurunan berat badan. tapi studi lain tetap diperlukan. Kita semua punya tubuh unik dan masing-masing bekerja dengan tipenya sendiri. Karena itu semua hasil diet bisa saja berbeda pada tiap orang," tutur Fjeldberg.

Sementara itu, nutrisionis Emer Delaney menanggapi tentang klaim penurunan bobot 3 kg di pekan pertama Sirtfood Diet. Menurutnya, bobot yang turun tersebut kemungkinan adalah ini adalah cairan tubuh, bukan berupa lemak. Delaney menuturkan, proses penurunan berat badan dengan membakar lemak tentu membutuhkan waktu lebih dari sekadar sepekan.

"Diet yang diklaim penurunan berat badan secara cepat biasanya akan lebih mudah juga untuk naik kembali jika pola makannya berubah. Kunci penurunan berat badan yang stabil umumnya memang lebih lambat, yakni dengan membatasi kalori dan meningkatkan aktivitas fisik. Makanlah asupan seimbang yang terdiri dari makanan rendah indeks glikemik, protein tanpa lemak, buah-buahan dan sayuran, serta cukup minum air putih," pesan Delaney.

Baca juga: Awalnya Anoreksia, Wanita Ini 'Berubah' Jadi Bodybuilder Bertubuh Kekar


(ajg/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit