Robert Koch: Penemu Bakteri TBC

Dicap Gemuk Bikin Seseorang Makin Malas Bergerak

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Minggu, 19/03/2017 16:15 WIB
Dicap Gemuk Bikin Seseorang Makin Malas BergerakFoto: thinkstock
Jakarta, Kurang olahraga adalah salah satu penyebab kegemukan. Efeknya seperti lingkaran setan, seseorang jadi semakin enggan berolahraga ketika sudah dicap gemuk oleh lingkungannya.

Ini terungkap dalam sebuah penelitian di Inggris. Terungkap dalam penelitian tersebut, orang-orang yang dicap gemuk 60 persen lebih berisiko kurang gerak. Sekitar 30 persen di antaranya hanya bergerak sekali dalam sepekan.

Temuan tersebut menegaskan bahwa diskriminasi terhadap orang gemuk hanya akan memperburuk keadaan. Perasaan dihakimi membuat orang-orang bertubuh gemuk jadi semakin gemuk karena enggan berolahraga.

Dalam penelitian ini, para ilmuwan menganalisis data dar 5.400 orang tentang kebiasaan olahraga. Sebanyak 5 persen mengaku pernah mengalami diskriminasi terkait bedat badan.

"Orang yang mengalami diskriminasi terkait berat badan mungkin kehilangan rasa percaya diri untuk olahraga di depan umum," kata Sarah Jackson dari University College London yang memimpin penelitian tersebut, dikutip dari Livescience.

Baca juga: Jika Sering Diejek, Risiko Seseorang Jadi Lebih Gemuk Meningkat 6 Kali

Salah satu bentuk diskriminasi yang dialami pemilik tubuh gemuk antara lain adalah 'fat shaming'. Perilaku mengolok-olok berat badan, dalam berbagai penelitian terdahulu telah terbukti memberikan dampak negatif terhadap program penurunan berat badan.

Bagi kejiwaan pemilik tubuh gemuk sendiri, sebuah penelitian mengungkap bahwa fat shaming juga bisa memicu depresi. Walaupun gemuk itu tidak sehat, memperolok orang gemuk sepertinya tidak akan memberikan kontribusi positif terhadap penurunan berat badan.

Baca juga: Setop! Makin Diolok-olok, Orang Obesitas Makin Rentan Alami Depresi (up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit