detikhealth

Jangan Asal Ingin Langsing, Ini Pesan Miss Indonesia 2015

Eko Sudjarwo - detikHealth
Senin, 10/04/2017 10:06 WIB
Jangan Asal Ingin Langsing, Ini Pesan Miss Indonesia 2015Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan, Perempuan mana sih yang tidak mau punya badan langsing? Tapi jangan sampai demi punya badan langsing lantas mengorbankan segala cara. Soal badan langsing ini, Miss Indonesia 2015 punya pesan khusus.

Miss Indonesia 2015 Maria Harfanti enyoroti pola pikir remaja putri yang seakan terdoktrin memiliki bentuk tubuh langsing agar terlihat lebih cantik. Imbasnya, diet ketat tanpa memperhatikan asupan gizi yang diperlukan tubuh.

"Ini yang harus diluruskan karena di masa tumbuh kembang, remaja putri tetap membutuhkan asupan gizi yang baik untuk perkembangan fisik dan mental. Jadi jangan melakukan diet sembarangan, ingat dampaknya," kata Maria yang juga tampil di ajang Miss World 2015 di Gor Kemantren, Lamongan, Senin (10/4/2017).

Menurutnya, kesehatan remaja putri kunci bagi bangsa karena akan menjadi seorang ibu, hamil, dan menyusui anak-anaknya. Jika sejak remaja tidak mendapat asupan gizi yang seimbang, bisa berdampak pada kesehatan calon anak-anaknya di masa depan.

Selain itu, jika tidak mendapat asupan yang seimbang, maka yang bersangkutan bisa rentan sakit. Perlu diingat, diet ketat dan tak seimbang mengakibatkan tubuh mengalami kekurangan nutrisi yang dapat menyebabkan kelelahan bahkan mudah pingsan.

Di hadapan ratusan remaja putri, Maria Harfanti mencontohkan salah satu dampak kurangnya asupan gizi seimbang. Kelainan fisik bibir sumbing yang diderita anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kata dia, kelainan fisik tersebut berkaitan erat akibat kekurangan gizi yang dialami janin selama dalam kandungan ibu.

Baca juga: Studi Ungkap Sering Meeting Jelang Waktu Makan Siang Bisa Bikin Gemuk

"Kelainan fisik memang bisa juga karena keturunan, namun kurangnya nutrisi perempuan akan berdampak kepada lahirnya anak-anak dengan fisik yang juga kurang baik," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan dr Taufik Hidayat yang juga hadir sebagai pembicara menanggapi kesehatan remaja putri saat ini bahwa mayoritas sudah tidak peduli akan kesehatannya dalam menjaga pola makanan dan asupan gizi yang seimbang.

"Tapi masih ada sebagian remaja yang masih memilih makanan siap saji, terutama anak-anak sekolah yang kos. Ini berdasarkan hasil evaluasi Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan," tambah dr Taufik.

Pihaknya telah melakukan banyak hal dalam meningkatkan kepedulian remaja akan kesehatan. Diantaranya, penyuluhan gizi seimbang dan anemia gizi besi bagi remaja, penyuluhan kantin sehat di sekolah, sosialisasi bahaya merokok di sekolah lanjutan dan pondok pesantren serta menggelar lomba Duta Kesehatan Remaja tingkat kabupaten.

"Dengan adanya motivasi dan kehadiran Miss Indonesia ini bisa menjadi inspirasi bagi para remaja putri di Kabupaten Lamongan umumnya dan di Kecamatan Paciran, khususnya agar menjaga kesehatannya," tandasnya.

Taufik menegaskan kehadiran Duta Gizi ini akan ditindaklanjuti dengan rencana membentuk Duta Gizi Remaja bekerjasama dengan Aliansi Perempuan Lamongan (APEL) dan Forum Remaja Lamongan (FORMALA).

Sementara Head of JAPFA Foundation, Andi Prasetyo berharap talk show 'Mewujudkan Gizi Seimbang Pada Remaja' dan sosialisasi ini membuat remaja puteri memaksimalkan nutrisi yang tinggi dan cukup untuk memfasilitasi perubahan biologis, fisiologis, dan psikologis.

"Apalagi remaja putri sebagai calon ibu, mereka memiliki kerentanan khusus dalam masalah gizi," tandas Andi Prasetyo.

Baca juga: Makan Sendiri Vs Bareng Teman, Mana yang Bikin Gemuk?

(fat/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit