detikhealth

Cerita Model Chrissy Teigen Soal Depresi Pasca Persalinan yang Dialaminya

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Rabu, 21/06/2017 10:34 WIB
Cerita Model Chrissy Teigen Soal Depresi Pasca Persalinan yang DialaminyaDepresi pasca melahirkan nyatanya bisa terjadi pada siapapun. Tak terkecuali model dan istri musisi John Legend, Chrissy Teigen (Foto: Dimitrios Kambouris/Getty Images for Tony Awards Productions)
Jakarta, Persalinan merupakan proses yang berat dan tak jarang seorang ibu harus bertaruh nyawa karena melahirkan sang buah hati. Wajar bila kemudian pada sebagian ibu muncul trauma yang teramat dalam.

Salah satu yang mengalaminya adalah model Chrissy Teigen. Baru-baru ini ia buka suara tentang perjuangannya melawan postpartum depression dan gangguan kecemasan pasca melahirkan putri pertamanya, Luna Simone di tahun 2016.

Padahal istri musisi kondang, John Legend ini sebelumnya enggan berbicara tentang keadaannya kepada media massa.

"Karena saya pikir ini tidak mungkin terjadi pada saya, karena hidup saya baik-baik saja dan saya mendapatkan segala bantuan yang saya butuhkan, John, ibu saya dan seorang nanny," katanya dalam wawancara dengan majalah Glamour beberapa waktu lalu.

Tetapi ketika mengalaminya sendiri, Teigen akhirnya sadar bahwa kondisi ini nyatanya tak pandang bulu. Saat itu ia mengaku sering merasa sedih, tak bersemangat dan kerap mengeluhkan nyeri di punggung, bahu dan pinggang.

Teigen juga kehilangan nafsu makan, bahkan sempat tak mau makan selama beberapa hari. Hal ini juga mempengaruhi pekerjaannya. Pernah suatu saat sebelum dirinya tampil dalam sebuah acara, Teigen hanya masa bodoh dengan apa yang dilakukan kru acara.

"Ketika perias bertanya apakah saya suka dengan riasan saya, saya hanya berkata 'lakukanlah apa yang kau mau. Aku tidak peduli'," kata Chrissy.

Karena kondisinya tak segera membaik, Teigen akhirnya memutuskan untuk menemui beberapa orang dokter. Lantas pada bulan Desember 2016 silam, Teigen didiagnosis mengidap depresi pasca melahirkan disertai gangguan kecemasan.

"Saya pun tak bisa mengendalikannya, dan itulah salah satu alasan mengapa butuh waktu lama bagi saya untuk mengungkapkannya. Saya merasa jijik dan aneh jika harus mengatakan saya sedang berjuang melawan depresi saat itu. Bahkan sampai sekarang terkadang saya masih merasakannya," lanjutnya.

Baca juga: Faktor-faktor Ini Bikin Ibu Rentan Alami Depresi Pasca Melahirkan

Meski demikian, ketika ia akhirnya berani bicara tentang kondisinya ini, Teigen menegaskan bahwa ini tidak akan menghalanginya untuk hamil atau punya anak lagi, entah secara alami atau menggunakan metode berbantu.

"Saya pasti mengadopsi atau mengangkat anak," tuturnya kepada Marie Claire, seperti dikutip dari Today.com.

Apalagi ia mengaku memiliki banyak kenangan indah saat mengandung Luna. "Saya mungkin takut (mengalami postpartum depression lagi), tetapi ini tak mungkin lebih buruk dari sebelumnya kan," paparnya.

Dijelaskan dr Sri Habibah Sari Melati dari Konsula, direktori dokter dan layanan konsultasi kesehatan keluarga, pertama-tama muncul gejala baby blues syndrome di dua minggu pertama pasca persalinan. Umumnya si ibu tidak mau berinteraksi atau memperhatikan bayinya karena merasa bayi itu adalah beban baginya.

Akan tetapi di saat gejala baby blues ini menetap, maka yang terjadi adalah postpartum depression, di mana seorang ibu bisa kehilangan minat dan gairah hidup, hingga muncul keinginan bunuh diri.

"Jika gejala menetap lagi, penderita berpotensi menjadi gangguan kejiwaan yang lebih berat lagi yaitu psikosis. Pada psikosis akan muncul gejala halusinasi, delusi dan gangguan realitas lainnya," imbuhnya.

Sebuah studi yang dilakukan di Inggris menyebut seorang ibu butuh waktu setidaknya enam minggu hingga satu tahun untuk benar-benar pulih psikisnya pasca melahirkan. Itupun dengan asumsi yang bersangkutan sudah mendapatkan dukungan ekstra yang diberikan langsung pasca melahirkan.

Baca juga: Curiga Ibu Kena Baby Blues Usai Melahirkan? Cek dengan 2 Pertanyaan Ini (lll/mrs)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit