detikhealth

Selain Enak, Makan Cokelat Juga Bisa Kurangi Penyakit Usus

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Rabu, 09/08/2017 15:35 WIB
Selain Enak, Makan Cokelat Juga Bisa Kurangi Penyakit UsusMakan cokelat bermanfaat untuk kesehatan usus lho. Foto: Thinkstock
Jakarta, Siapa yang tidak suka cokelat? Hampir semua orang suka makan cokelat. Nah selain enak, ternyata mengonsumsi cokelat juga bisa kurangi penyakit pada usus lho.

Menurut peneliti Marco Colonna dari Washington University School of Medicine di St Louis mengonsumsi cokelat dapat meningkatkan toleransi usus seseorang dan mengurangi peradangannya. Hal ini karena cokelat mengandung tryptophan yang mampu membentuk protein.

"Mengonsumsi cokelat bisa membantu keadaan usus untuk lebih toleran dan bisa mengurangi peradangan. Karena cokelat mengandung tryptophan, yaitu asam amino yang digunakan untuk membentuk protein," ucap Colonna dikutip dari Indian Express, Rabu (9/8/2017).

Baca juga: Makan Cokelat Hitam Seminggu Sekali Baik untuk Jantung

Dalam studinya, peneliti menggunakan tikus yang hidup dalam kondisi steril sebagai hewan percobaan. Untuk mengetahui manfaat dari mengonsumsi protein dalam tubuh tikus pun diberikan diet tinggi protein.

Hasilnya, terjadi perkembangan sel imun yang dapat meningkatkan toleransi usus tikus. Peneliti mengindikasi bahwa diet kaya protein tersebut dapat meningkatkan sel imun di bakteri baik Lactobacillus reuteri (L. reuteri) yang hidup di usus.

"Kami membuat hubungan antara spesies bakteri pada usus, Lactobacillus reuteri, dan perkembangan sel yang dapat meningkatkan toleran pada usus. Dapat disimpulkan lebih banyak kandungan tryptophan yang dikonsumsi maka lebih banyak sel imun yang dihasilkan," imbuh Colonna dalam studi yang juga diterbitkan di jurnal Science.

Colonna melanjutkan bahwa manusia juga memiliki sel yang dapat menaikan toleransi pada usus seperti halnya tikus. Ketika jumlah tryptophan diberikan dua kali lipat pada tikus, maka jumlah sel akan ikut meningkat sebanyak 50 persen.

Baca juga: Baik Atau Burukkah Coklat Untuk Tubuh Manusia?
(fds/fds)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit