Alasan Kenapa Perut Susah Rata dan Tetap Buncit

Alasan Kenapa Perut Susah Rata dan Tetap Buncit

Suherni Sulaeman - detikHealth
Selasa, 24 Apr 2018 15:45 WIB
Alasan Kenapa Perut Susah Rata dan Tetap Buncit
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Memiliki perut rata adalah impian tiap wanita, namun tidak semua wanita dikaruniai perut yang rata. Mayoritas wanita mengeluh perutnya buncit dan sulit sekali dibuat rata. Masalahnya, mereka jadi tidak leluasa memakai crop tops favoritnya.

Selain mengganggu penampilan, tonjolan perut juga ditengarai dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti penyakit jantung dan diabetes. Nah, berikut ini beberapa alasan yang membuat perut Anda susah rata.

Melewati waktu tidur

Foto: Thinkstock
Percaya atau tidak, tidur dapat berperan dalam membantu Anda menyingkirkan lemak perut. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology yang dilakukan pada lebih dari 70.000 wanita selama periode 16 tahun mengungkapkan bahwa wanita yang tidur lima jam atau kurang setiap malam lebih berat 2,47 kg dari wanita yang tidur setidaknya tujuh jam.

Ketika Anda tidak cukup menutup mata, tubuh Anda menghasilkan lebih banyak ghrelin, hormon yang memicu perasaan lapar, yang dapat menyebabkan Anda makan berlebihan.

Semakin menua

Foto: iStock
Dikutip dari Shape, usia begitu mempengaruhi usaha seseorang untuk menyingkirkan perut buncit. Saat Anda beranjak tua perubahan tubuh tentunya amat mempengaruhi. Baik pria maupun wanita saat memasuki lansia akan mengalami penurunan tingkat metabolisme dan jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh pun akan berubah.

Wanita yang sudah menopause juga akan lebih sulit menghilangkan perut buncitnya. Ini karena selama menopause, kadar estrogen Anda turun dan sel-sel lemak di sekitar perut Anda menghambat proses pengangkatan lemak dari aliran darah Anda. Akibatnya, sebagian besar lemak akan masuk ke perut Anda. Jadi jangan biarkan usia menjadi alasan untuk berhenti berolahraga.

Terlalu banyak konsumsi makanan olahan

Foto: ilustrasi/thinkstock
Roti memang penting ada dalam diet Anda. Tetapi makanan olahan seperti itu membuat Anda lebih sulit mengontrol karena tingkat kenyangnya yang rendah. Makanan-makanan ini tidak akan membuat Anda kenyang lama, dan akan menyebabkan Anda makan lebih banyak dari seharusnya.

Cobalah pilih gandum utuh sebagai gantinya. Seratnya tinggi dan dapat membuat Anda kenyang lebih lama sehingga Anda tidak akan terus-terusan ngemiil.

Makan asupan lemak yang salah

Foto: thinkstock
Susu kaya nutrisi dan berfungsi sebagai sumber kalsium dan vitamin D, tetapi susu penuh akan lemak jenuh yang dikaitkan dengan kolesterol darah yang tinggi dan penyakit jantung. Seperti produk susu, daging merah juga mengandung lemak yang tidak sehat, jadi sangat penting untuk menakarnya dalam jumlah sedang.

Sertakan lemak yang lebih sehat yang berasal dari makanan seperti alpukat, ikan, dan kacang-kacangan dalam makanan Anda. Lemak dari makanan ini jauh lebih bergizi dan lebih rendah kalori. Tapi seperti biasa, jangan berlebihan. Makan terlalu banyak lemak sehat dapat menyebabkan kelebihan kalori juga.

Halaman 2 dari 5
Percaya atau tidak, tidur dapat berperan dalam membantu Anda menyingkirkan lemak perut. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology yang dilakukan pada lebih dari 70.000 wanita selama periode 16 tahun mengungkapkan bahwa wanita yang tidur lima jam atau kurang setiap malam lebih berat 2,47 kg dari wanita yang tidur setidaknya tujuh jam.

Ketika Anda tidak cukup menutup mata, tubuh Anda menghasilkan lebih banyak ghrelin, hormon yang memicu perasaan lapar, yang dapat menyebabkan Anda makan berlebihan.

Dikutip dari Shape, usia begitu mempengaruhi usaha seseorang untuk menyingkirkan perut buncit. Saat Anda beranjak tua perubahan tubuh tentunya amat mempengaruhi. Baik pria maupun wanita saat memasuki lansia akan mengalami penurunan tingkat metabolisme dan jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh pun akan berubah.

Wanita yang sudah menopause juga akan lebih sulit menghilangkan perut buncitnya. Ini karena selama menopause, kadar estrogen Anda turun dan sel-sel lemak di sekitar perut Anda menghambat proses pengangkatan lemak dari aliran darah Anda. Akibatnya, sebagian besar lemak akan masuk ke perut Anda. Jadi jangan biarkan usia menjadi alasan untuk berhenti berolahraga.

Roti memang penting ada dalam diet Anda. Tetapi makanan olahan seperti itu membuat Anda lebih sulit mengontrol karena tingkat kenyangnya yang rendah. Makanan-makanan ini tidak akan membuat Anda kenyang lama, dan akan menyebabkan Anda makan lebih banyak dari seharusnya.

Cobalah pilih gandum utuh sebagai gantinya. Seratnya tinggi dan dapat membuat Anda kenyang lebih lama sehingga Anda tidak akan terus-terusan ngemiil.

Susu kaya nutrisi dan berfungsi sebagai sumber kalsium dan vitamin D, tetapi susu penuh akan lemak jenuh yang dikaitkan dengan kolesterol darah yang tinggi dan penyakit jantung. Seperti produk susu, daging merah juga mengandung lemak yang tidak sehat, jadi sangat penting untuk menakarnya dalam jumlah sedang.

Sertakan lemak yang lebih sehat yang berasal dari makanan seperti alpukat, ikan, dan kacang-kacangan dalam makanan Anda. Lemak dari makanan ini jauh lebih bergizi dan lebih rendah kalori. Tapi seperti biasa, jangan berlebihan. Makan terlalu banyak lemak sehat dapat menyebabkan kelebihan kalori juga.

(hrn/fds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads