Pertolongan Pertama Bila Tiba-tiba Sesak Napas di Tengah Demo

Pertolongan Pertama Bila Tiba-tiba Sesak Napas di Tengah Demo

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Rabu, 25 Sep 2019 18:51 WIB
Demo ricuh. Foto: Erliana Riady
Jakarta - Massa yang terlibat dalam aksi demo juga rentan mengalami sesak napas. Biasanya ini terjadi karena terlalu lelah berteriak dan berlari saat beraksi. Sesak napas juga bisa terjadi karena asap pembakaran ban, gas air mata, hingga udara di lingkungan yang mendadak kurang akan oksigen.

Sesak napas merupakan kondisi kesulitan bernapas karena kurangnya pasokan udara yang masuk ke paru-paru. Keadaan sesak napas ini harus segera ditangani untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Berikut pertolongan pertama untuk mengatasi sesak napas tanpa bantuan obat-obatan sebelum perlu dibawa ke rumah sakit yang dikutip dari Healthline.


1. Pursed-lip Breathing

Ini merupakan cara mengatasi sesak napas yang sederhana dan mudah dilakukan. Teknik ini membantu memperlambat lajunya pernapasan dan membuat setiap tarikan napas bisa lebih dalam serta efektif. Caranya dengan merelaksasikan otot leher dan bahu. Tutup mulut saat menghirup udara dan ambil napas pelan-pelan melalui hidung dalam dua hitungan. Lalu, buang napas perlahan melalui celah bibir atau mulut sampai hitungan keempat.

2. Duduk dengan posisi ke depan dengan sedikit membungkuk

Istirahat sambil duduk bisa membantu merilekskan tubuh Anda dan membuat pernapasan lebih mudah. Duduklah di kursi dengan posisi telapak kaki menapak ke lantai atau tanah. Condongkan dada sedikit ke depan dan dengan perlahan, letakkan siku di lutut atau menahan dagu dengan tangan. Keadaan otot leher dan bahu harus tetap rileks. Posisi duduk ini juga dapat dilakukan dengan bertumpu pada meja, istirahatkan lengan dan kepala ke meja. Jangan lupa, gunakan bantal atau penyangga lainnya agar kepala dalam posisi lebih nyaman.

3. Berdiri menyandar pada dinding

Berdiri sambil menyandar pada tembok atau dinding dapat membuat rileks tubuh dan saluran pernapasan. Berdiri dan bersandarlah pada dinding dengan menempelkan bagian pinggul. Posisi kaki tetap terbuka selebar bahu dan tangan berada di samping kedua paha. Rileks dan condongkan badan sedikit ke depan. Posisi lainnya, bisa juga berdiri dengan telapak tangan bertumpu pada meja untuk merilekskan otot leher dan bahu.

4. Berbaring

Saat sesak napas, coba berbaring dalam posisi miring dengan penyangga yang diletakkan di antara kedua kaki dan kepala yang posisinya lebih tinggi. Usahakan posisi punggung tetap lurus atau berbaring telentang dengan kepala yang posisinya lebih tinggi dan lutut yang ditekuk dengan bantalan di bawahnya. Kedua posisi ini dapat membantu tubuh dan saluran pernapasan rileks hingga membuat napas lebih mudah.

5. Batuk

Batuk yang terkontrol juga dapat membantu seseorang bernapas dengan lebih baik. Terlebih lagi, jika terdapat banyak lendir atau sesuatu yang mengganggu pada saluran pernapasan, baik di dalam tenggorokan maupun di sekitar paru-paru.




(fds/fds)
P3K Korban Demo
10 Konten
Bentrok fisik dan kerusuhan seringkali tak terhindarkan dalam sebuah aksi demonstrasi. Berbagai macam cedera bisa berdampak fatal bila tidak tertangani dengan segera. Berikut pertolongan pertamanya.

Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya