Manfaat Tersembunyi dari Liburan: Gairah Seks Melesat Tajam

Manfaat Tersembunyi dari Liburan: Gairah Seks Melesat Tajam

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Minggu, 03 Apr 2016 12:00 WIB
Manfaat Tersembunyi dari Liburan: Gairah Seks Melesat Tajam
Foto: thinkstock
Jakarta - Bila rutinitas sudah dirasa menjenuhkan atau stres karena pekerjaan mulai menghinggapi, ada baiknya Anda meluangkan waktu untuk liburan. Jangan salah, manfaatnya sangat beragam bagi kesehatan lho.

Dari sebuah survei yang dilakukan pada 31 juta orang Inggris yang melakukan perjalanan sepanjang tahun lalu terungkap, 81 persen dari mereka mengaku mendapatkan manfaat dari berlibur.

Sebanyak 46 persen mengaku lebih rileks, 42 persen lebih bahagia dan 35 persen mengatakan tingkat stres mereka menurun karena kegiatan tersebut. Namun tanpa disangka, peneliti juga menemukan manfaat tak terduga dari berlibur. Apa sajakah itu?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

20 persen responden mengatakan bisa tidur lebih nyenyak; 10 persen mengaku kesehatan kulit mereka membaik; 6 persen mengalami kenaikan gairah seks, dan 6 persen lainnya merasakan penurunan berat badan. Manfaat ini rata-rata berlangsung antara tiga minggu hingga tiga bulan lamanya.

Baca juga: Demi Kesehatan Jiwa, Jangan Malu Minta Cuti Sehari 

Menurut peneliti, ketiga aspek ini belum pernah ditemukan pada riset tentang liburan yang pernah ada sebelumnya. "Hal terbaik dari liburan adalah Anda bisa keluar dari rutinitas, dan Anda berhak memilih kegiatan yang disuka, sehingga Anda menjadi lebih rileks," terang peneliti, Dr Linda Papadopoulos yang juga seorang psikolog.

Ketika seseorang merasa rileks, kadar hormon pemicu stres atau kortisolnya akan berkurang. Kebalikannya, mood bertambah dan hal ini berdampak pada hal-hal positif seperti munculnya motivasi, produktivitas dan perubahan imej tubuh.

"Paparan sinar matahari yang tidak berlebihan juga dipercaya dapat meningkatkan pelepasan hormon serotonin di otak yang erat kaitannya dengan perbaikan mood dan mengubah seseorang menjadi lebih kalem sekaligus fokus," papar Papadopoulos seperti dikutip dari Daily Times, Sabtu (2/4/2016).

Baca juga: Usai Liburan Malah Makin Ngantukan? Ini Penyebabnya  (lll/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads