Rabu, 05 Jul 2017 07:46 WIB

Saat Sedang Bercinta, Ini Hal-hal yang Dialami Oleh Tubuh Anda

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Ada beberapa hal yang dialami tubuh saat sedang bercinta. Foto: Thinkstock Ada beberapa hal yang dialami tubuh saat sedang bercinta. Foto: Thinkstock
Jakarta - Pernahkah Anda memikirkan apa yang terjadi di tiap bagian tubuh dalam momen bercinta? Mulai dari terjadi pelebaran pada pembuluh darah, hingga terjadi pelepasan hormon-hormon yang membuat rileks.

Dikutip dari Health, ada beberapa hal yang memang secara umum terjadi pada tubuh saat Anda bercinta. Salah satunya adalah perubahan pelepasan hormon rileks. Aktivitas seksual melepaskan hormon oksitosin dan dopamin, yang keduanya membuat Anda menjadi lebih tenang dan dekat dengan pasangan.

Selain itu, pembuluh darah akan melebar. Kondisi ini diperlukan tubuh untuk mengalirkan darah lebih banyak, terutama di area organ intim. Pada wanita, area khususnya yakni klitoris dan vulva.

Baca juga: 5 Lokasi Bercinta yang Bikin Seks Kilat Makin Menggairahkan

"Klitoris dan vulva akan membesar, seperti halnya pembuluh darah di dinding vagina. Ini menyebabkan lebih banyak sekresi dan pelumasan di area tersebut. Efek kondisi ini juga bisa membuat wajah jadi memerah," kata ahli urologi dan ahli kesehatan seksual Jennifer Berman, MD.

Selain itu, pelebaran pembuluh darah saat bercinta juga membuat zona-zona erotis tubuh termasuk puting, telinga, leher, dan area genital, menjadi ekstra sensitif. Ini karena aliran darah jadi meningkat dan terjadi pelepasan neurotransmiter yang merangsang sensasi tertentu.

Terjadi pula proses pembakaran kalori yang lebih banyak saat bercinta. Studi di The New England Journal of Medicine menemukan bahwa rata-rata orang membakar 21 kalori selama enam menit melakukan aktivitas seksual.

Perhatikan juga detak jantung Anda, yang biasanya akan meningkat selama fase bercinta. Seperti aktivitas aerobik lainnya, aktivitas seks juga dapat meningkatkan detak jantung.

"Selama orgasme, otot dasar panggul juga tanpa sengaja akan berkontraksi. Setelah orgasme, Anda akan sangat rileks. Ini karena orgasme memicu peningkatan prolaktin, hormon rileks yang biasanya mencapai tingkat tertinggi saat kita tidur," ungkap Berman.

Baca juga: Hai Pengantin Baru, Sebelum Bercinta Lakukan Hal Ini Dulu Ya

(ajg/up)