Sabtu, 02 Nov 2019 05:00 WIB

Fakta 'Seksi' di Balik Ereksi Pagi Hari

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ereksi spontan di pagi hari tak selalu berhubungan dengan rangsang seksual (Foto: thinkstock) Ereksi spontan di pagi hari tak selalu berhubungan dengan rangsang seksual (Foto: thinkstock)
Jakarta - Setiap pria pasti mengalami 'serangan fajar' saat bangun di pagi hari, di mana penis mereka berereksi tanpa adanya rangsangan apapun. Serangan fajar atau morning wood alias nocturnal penile tumescence (NPT) sangat normal, bahkan lebih sering pada pria yang lebih muda walau terjadi pada pria usia berapapun.

Banyak yang berasumsi bahwa ereksi di pagi hari adalah tanda stimulasi seksual, atau pria tersebut sedang dalam keadaan terangsang. Akan tetapi, dikutip dari Medical News Today, justru sebenarnya serangan fajar ini adalah kejadian alamiah tubuh.

Para pria bisa mengalami tiga hingga lima kali ereksi semalaman, meski Anda sedang tidak bermimpi erotis. Ereksi ini bahkan bisa bertahan lebih dari 30 menit. Beberapa pria mengalami ereksi sampai dua jam selama tidur mereka, dan akan kembali normal beberapa menit usai bangun tidur.



"Penis yang berereksi saat bangun tidur merupakan indikator dari suplai aliran darah dan saraf yang sehat ke penis. Adanya NPT juga bisa jadi mengindikasikan bahwa kamu mampu untuk berereksi dan tahan lama saat bangun," tulis situs Health Line.

Jika Anda berhenti mengalami serangan fajar, bisa jadi ada masalah kesehatan, salah satunya adalah gejala dari disfungsi ereksi. Biasanya dialami oleh pria yang kegemukan, memiliki tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, diabetes, dan depresi.

Penyebab NPT meliputi banyak faktor. Para dokter memiliki beberapa teori yang bisa membantu menjelaskan mengapa para pria terbangun dengan penis terereksi dari waktu ke waktu, namun teori ini belum disokong dengan bukti medis yang konkret. Teori-teori tersebut adalah:



1. Stimulasi fisik

Meski Anda memejamkan mata, tubuh masih memiliki kewaspadaan soal apa yang terjadi padamu. Jika Anda dan pasangan tanpa sengaja menyentuh atau menggaruk bagian penis, bisa saja menyebabkan ereksi. Tubuh merasakan adanya stimuloasi dan merespon dengan ereksi.

2. Perubahan hormon

Testosteron Anda berada dalam kadar tertingginya di pagi hari saat Anda bangun tidur, tepat usai tahap tidur rapid eye movement (REM). Peningkatan hormon ini saja bisa cukup menyebabkan ereksi, bahkan tanpa stimulasi fisik apapun. Seiring bertambahnya usia, biasanya antara usia 40 dan 50, kadar testosteron secara alamiah akan menurun, sehingga episode serangan fajar juga akan ikut menurun.
Hormone shifts

3. Relaksasi otak

Saat bangun tidur, tubuh melepaskan hormon untuk menekan ereksi. Saat kamu tertidur, kemungkinan tubuh melepaskan hormon itu lebih sedikit sehingga muncullah ereksi. Ada beberapa juga yang masih mempercayai bahwa ereksi di pagi hari adalah cara tubuh menahan kencing selama tidur, namun hal tersebut sudah dibuktikan tak benar.



Simak Video "Tahukah Kamu Laki-laki Juga Punya Masa Subur?"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)