Sabtu, 02 Nov 2019 07:00 WIB

Round Up

Pendidikan Seks dan Kisah Viral Remaja Dikibuli Pacar Soal 'Darah Putih'

Firdaus Anwar - detikHealth
Kurang pengetahuan tentang kesehatan seksual bisa membuat remaja terjerumus dalam perilaku pacaran yang tidak sehat (Foto: thinkstock) Kurang pengetahuan tentang kesehatan seksual bisa membuat remaja terjerumus dalam perilaku pacaran yang tidak sehat (Foto: thinkstock)
Jakarta - Di media sosial ramai cerita soal remaja perempuan ditipu oleh pacarnya untuk berhubungan seks. Hal tersebut diketahui dari beredarnya tangkapan layar percakapan aplikasi WhatsApp diduga dari seorang petugas program Pelayananan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR).

Dalam percakapan tersebut sang remaja diceritakan sudah aktif secara seksual. Alasannya karena ia ingin membantu sang pacar yang punya penyakit kelebihan 'sel darah putih' sehingga harus dikeluarkan rutin dari penisnya.



"PACARNYA (yg laki) KELEBIHAN SEL DARAH PUTIH SEHINGGA HARUS DIKELUARKAN. yaAllah bocah kreatif amat T.T. yg cewe percaya aja, dia ga ngeh kalo yg dikeluarkan itu SPERMA bukan sel darah putih," tulis pesan tersebut.

Rendahnya pendidikan seks memunculkan mitos-mitos menyesatkan.Rendahnya pendidikan seks memunculkan mitos-mitos menyesatkan. Foto: Tangkapan layar Twitter


Terlepas benar atau tidaknya kisah viral ini, netizen ramai membicarakan pentingnya pendidikan seks bagi anak dan remaja.

"akibat pacaran dan gatau sex education," kata satu pengguna Twitter, @fy***ii.

Kepala Seksi Bina KB dan Rumah Sakit Swasta BKKBN, Mataram Endra Widagda, berkomentar memang saat ini sudah ada rencana untuk memasukkan kurikulum kesehatan reproduksi di sekolah. Namun kontennya akan disesuaikan dengan kearifan lokal sehingga tidak ada salah persepsi pelanggaran etika dan agama.

"Kesehatan reproduksi memungkinkan ibu hamil di usia yang tepat. Kesehatan reproduksi jangan sampai menjadi hal tabu," pungkasnya saat dihubungi detikcom.



Simak Video "Blak-Blakan Kepala BKKBN: Rebranding KB & Politik Tanpa Gaduh"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)