Minggu, 16 Agu 2020 21:03 WIB

Saran Psikolog Bila Kesulitan Menghadapi Gairah Bercinta Pasangan

Defara Milenia Romadhona - detikHealth
Sensual romantic foreplay by couple in love in bed Saran psikolog bila kesulitan menghadapi gairah bercinta pasangan. (Foto ilustrasi: Istock)
Jakarta -

Faktor perceraian rumah tangga kadang tidak hanya disebabkan masalah ekonomi tapi juga masalah ketimpangan gairah seksual. Seperti kasus viral suami di Tulungagung bercerai karena sering bertengkar, tak sanggup melayani permintaan bercinta sang istri.

Psikolog klinis dari Personal Growth, Ni Made Diah Ayu Anggreni, mengatakan jika mengalami ketimpangan gairah seksual sebaiknya lakukan komunikasi dan buat kesepakatan dengan pasangan.

"Bisa dibuat kesepakatan bersama terkait dengan jadwal berhubungan. Apakah itu satu kali dalam sehari, atau bagaimana. Perlu diingat, bahwa kita harus mendapatkan consent dari pasangan dalam berhubungan," ujarnya kepada detikhealth, Minggu (16/08/2020).

Menurut Diah, berkomunikasi mengenai gairah seksual dapat dibahas melalui konseling pranikah. Pasangan dapat terbuka satu sama lain dan saling berkompromi dengan kekurangan satu sama lain mengenai kehidupan seksual.

Psikolog klinis lainnya dari Pro Help Center, Nuzulia Rahma Tristinarum, mengatakan cara menghindari adanya ketimpangan gairah seksual adalah dengan cara komunikasi yang menyenangkan. Komunikasi dapat dilakukan dengan bicara santai dan sampaikan dengan rasa hormat.

"Tidak dengan bahasa menyalahkan seperti 'kamu selalu begitu, kamu engga pernah, emang kamu engga bisa ngerti,'" ucap Rahma saat dihubungi detikcom, Minggu (16/08/2020).

"Cari solusi bersama. Bicarakan perasaan kita dengan penuh cinta, dengan tetap percaya diri, sampaikan saat situasi santai atau relax," tambahnya.



Simak Video "Dokter Boyke Sayangkan Kurangnya Pendidikan Seks untuk Milenial"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)