Senin, 17 Agu 2020 06:00 WIB

ROUND-UP

Cerai Gegara Istri Minta Bercinta 9 Kali Sehari, Kenali Penyebab Hiperseks

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Young female holding hands sensually on red silk bed. Cerai gegara istri minta bercinta hingga 9 kali, kenali penyebab hiperseks. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Baru-baru ini kisah istri yang dicerai karena sering minta bercinta viral di media sosial. Sang suami disebut tidak sanggup lagi melayani permintaan istri yang bahkan bisa minta bercinta hingga 9 kali dalam sehari.

Muhammad Hufrok Efendi, pengacara dari kasus tersebut, membenarkan kabar yang beredar di media sosial. Termasuk penyebab dari perceraian sepasang suami istri di Tulungagung ini.

"Jadi memang betul itu kasus yang saya tangani. Kalau dilihat dari latar belakangnya salah satu pemicunya itu istrinya hiperseksual. Kemudian dari situlah muncul pertengkaran. Nah, yang dijadikan materi perceraian itu pertengkarannya, bukan hubungan seksualnya, karena itu sangat pribadi," jelas Hufron saat dihubungi detikcom.

Lantas apa sih penyebab seseorang menjadi hiperseksual?

Menurut seksolog dr Heru H. Oentoeng, MRepro, SpAnd, dari RS Siloam Kebon Jeruk, rata-rata hiperseksual bisa disebabkan oleh beberapa faktor yaitu gangguan otak dan gangguan hormonal. Seseorang yang mengalami hiperseksual dapat disembuhkan apabila sudah mengetahui secara pasti faktor penyebab.

"Evaluasi dulu penyebabnya apa. Bisa saja jadi hiperseksual ada gangguan tertentu. Bisa dari otaknya gangguan mental organik, jadi gangguan itu bisa ke saraf pusat otak, atau sel hormonalnya terlalu tinggi sehingga gairahnya sangat tinggi," pungkasnya.

Sebenarnya berapa kali bercinta dalam sehari masih dikatakan normal?

"Nggak ada dikatakan normal, nggak normal, yang penting mau sama mau. Jadi kita nggak ngomongin normal nggak normal ya, tapi dalam kehidupan rumah tangga hubungan seksual itu seolah-olah kaya transaksi. Jadi yang penting sama-sama mau, maksudnya gini keinginan si istri berapa kali, keinginan suami berapa kali," jelas dr Heru saat dihubungi detikcom Minggu (16/8/2020).

Meskipun rata-rata pasangan suami-istri melakukan hubungan seksual mulai dari dua hingga tiga kali dalam seminggu, dalam momen tertentu bisa saja lebih dari itu. Seperti halnya saat bulan madu, bercinta lebih dari dua hingga tiga kali sangatlah wajar.

"Dalam kondisi tertentu, kaya lagi bulan madu satu, hari tujuh kali itu nggak apa-apa. Nggak masalah dan bukan kategori hiperseksual saat itu. Nah, hiperseksual kalau tujuh kali mintanya terus-terusan kalau engga dipenuhi terus ngamuk-ngamuk," ucapnya.



Simak Video "Keresahan Dokter Perihal Thermo Gun yang Ditembak di Tangan "
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)