Senin, 24 Agu 2020 19:15 WIB

7 Perubahan Payudara Saat Bercinta, Membesar hingga Berubah Warna

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Fashion portrait of young elegant woman in bed 7 perubahan payudara saat bercinta. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Bercinta ternyata bisa berpengaruh pada tubuh seseorang, terutama pada wanita. Beberapa anggota tubuh kamu bisa mengalami perubahan, mulai dari bagian folikel rambut, vagina, dan salah satu zona sensitif yaitu payudara.

Selama bercinta, pasti area payudara tidak akan terlewat untuk disentuh. Hal ini ternyata bisa membuat perubahan pada payudara si wanita.

Dikutip dari Bustle, berikut 7 perubahan yang bisa terjadi pada payudara saat bercinta.

1. Jadi lebih sensitif

Saat kamu merasa bergairah, area payudara akan terasa lebih sensitif terhadap sentuhan. Tak hanya pada puting, areola atau bagian yang berwarna gelap yang mengelilingi puting juga terasa lebih sensitif.

2. Menjadi lebih besar

Selama berhubungan seks, tubuh melewati empat fase, yaitu excitement atau tubuh mulai merespons gairah dan stimulasi, plateau atau fase gairah yang mulai memuncak, orgasme atau fase puncak dan resolution atau fase tubuh kembali seperti awal.

Saat di fase plateau atau gairah mulai memuncak, payudara akan menjadi semakin besar. Bahkan besar bisa bisa sampai 20-25 persen dari ukuran awalnya.

3. Areola membengkak

Tak hanya ukuran payudaranya yang semakin besar, bagian areolanya atau bagian yang berwarna gelap di sekitar puting juga semakin membengkak. Hal ini disebabkan karena darah yang ada di sekitar payudara.

4. Berkeringat dengan aroma yang khas

Saat bercinta, payudara juga akan terasa berkeringat dengan aroma yang khas. Sebenarnya, itu berasal dari kelenjar apokrin di area areola yang mengeluarkan feromon (keringat yang beraroma).

Meskipun tidak benar-benar bisa mencium baunya secara sadar, tetapi pasangan kamu bisa mendeteksinya. Bahkan hal itu bisa membuat kamu dan pasangan semakin tertarik satu sama lain.

5. Melepaskan hormon oksitosin

Ketika payudara disentuh dengan tangan atau mulut, rangsangan yang muncul itu akan memberitahu otak untuk melepaskan hormon oksitosin atau hormon cinta. Hormon inilah yang membuat kamu dan pasangan semakin mesra dan membentuk ikatan yang emosional saat bercinta.

6. Bisa membantu mencapai orgasme

Berdasarkan penelitian di Rutgers University, terdapat hubungan neurologis antara rangsangan puting dan klitoris. Jika dua area tersebut diberi rangsangan secara bersamaan, bisa membantu kamu lebih cepat mencapai klimaks.

Faktanya, beberapa wanita bisa mencapai orgasmenya hanya dengan diberi rangsangan pada puting payudarannya.

7. Warnanya berubah

Ketika kamu dan pasangan berhubungan seks, payudara kamu akan mengalami perubahan warna. Hal ini disebabkan oleh kombinasi antara hormon estrogen yang mengalir ke seluruh tubuh dan adanya stimulasi pembuluh darah.

Hal ini menyebabkan munculnya ruam merah muda di bawah payudara sampai ke area sampingnya. Warna merah muda ini juga bisa menyebar sampai ke perut bagian atas dan leher. Tak jarang di payudara juga bisa muncul warna biru yaitu pembuluh darah di payudara yang jadi lebih terlihat karena vasokongesti atau pembengkakan jaringan.



Simak Video "Payudara Prostetik untuk Pengidap Kanker Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)