Rabu, 30 Sep 2020 19:02 WIB

Makan Timun Bikin Miss V 'Becek', Benar Nggak Sih?

Defara Millenia Romadhona - detikHealth
Concept sex, masturbation. Hand, fingers in grapefruit, vagina symbol on a red background Ilustrasi vagina. (Foto: iStock)
Jakarta -

Mitos soal kesehatan alat reproduksi masih banyak yang 'seliweran' di masyarakat. Salah satu contohnya adalah terlalu banyak makan timun akan menyebabkan vagina 'becek'. Alhasil, banyak para wanita menghindari makan timun.

Pada dasarnya, cairan vagina berfungsi untuk membersihkan dan melindungi dari iritasi dan infeksi. Bertambahnya cairan vagina secara normal bisa terjadi saat wanita hamil, saat masa subur atau akibat rangsangan seksual. Lantas, apakah benar timun juga penyebab cairan vagina bertambah?

Keputihan adalah cairan yang dikeluarkan vagina secara alami karena wanita mengalami perubahan siklus. Biasanya, cairan yang keluar berupa cairan kental dan lengket, namun lebih cair dan bening ketika terjadi pembuahan.

Tapi jangan khawatir, pernyataan timun menyebabkan vagina becek hanyalah mitos belaka. Sebab, tidak ada fakta ilmiah yang bisa menjelaskan timun menyebabkan vagina becek.

Menurut dr Hari Nugroho, SpOG dari Divisi Obstetri dan Ginekologi RSUD Dr Soetomo Surabaya, mengkonsumsi timun tidak memberikan pengaruh apapun pada vagina.

Hal serupa juga dilakukan oleh dokter holistik dr Grace Hananta C, Ht. Menurutnya timun menyebabkan vagina becek hanya mitos. Mengkonsumsi timun justru baik bagi area organ intim wanita apalagi dikonsumsi saat haid karena memberikan vitamin dan mineral untuk tubuh.

Jadi, para wanita tidak usah menghindar dan khawatir vagina menjadi becek karena makan timun. Justru timun memberikan manfaat bagi tubuh terutama area organ intim.



Simak Video "Bukan Tren, Peremajaan Miss V Itu Kebutuhan!"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)