Rabu, 07 Okt 2020 18:05 WIB

Punya Salah Satunya? Ini 4 Fantasi yang Diam-diam Sering Dibayangkan

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Fashion portrait of young beautiful female model Glamour women with long black hair and sexy hairstyle Fantasi seks (Foto: iStock)
Jakarta -

Belakangan, Chef Renatta Moeloek ramai diperbincangkan warganet. Ia disebut menjadi korban pelecehan karena dijadikan objek fantasi seksual di media sosial.

Memiliki fantasi seksual sebenarnya adalah hal yang wajar. Namun, jika sudah menyentuh ranah pribadi orang lain, maka akan timbul persoalan.

"Kalau misalnya seseorang berusaha mewujudkan fantasi itu dan mengandung unsur-unsur melecehkan, kekerasan, hal yang tidak normal, menyakiti orang lain, dan melanggar hak-hak orang lain, ada pemaksaan di dalamnya, itu kan kalau dilakukan jadi 'problem," kata psikolog klinis Veronica Adesla saat diwawancarai detikcom, Rabu (7/10/2020).

Kalau mau jujur, banyak orang sebenarnya menyimpan fantasi seksual. Ada yang wajar-wajar saja, ada juga yang mungkin menjurus ke 'penyimpangan'. Yang penting untuk dijaga adalah kontrol diri agar seseorang tidak malah dikendalikan oleh fantasinya sendiri.

Dirangkum detikcom, berikut ini beberapa fantasi seks yang kerap ditemui dalam keseharian.

1. Threesome

Fantasi seksual jenis ini perlu melibatkan tidak pihak dalam satu sesi bercinta. Threesome biasa dilakukan antara dua orang pria dan satu wanita atau sebaliknya.

"Dasar psikologis dari fantasi ini terletak pada kelangkaan seksual yang dialami banyak pria dan wanita," ujar ahli kesehatan seksual, Dr Jane Guyn, PhD, RD, dikutip dari Livestrong.

"Threesomes atau 'more-somes' menghilangkan semua perasaan kekurangan dan menggantikannya dengan banyak objek sehingga perasaan tidak puas tergantikan," tambahnya.

2. Swinger

Swinger atau pesta seks tukar pasangan juga seringkali menjadi fantasi seksual. Menurut dokter spesialis kejiwaan dari Universitas Indonesia, dr Fransiska Kaligis, SpKJ(K), ada banyak faktor yang membuat seseorang mau melakukan swinger.

"Tergantung dari nilai-nilai yang mereka dapatkan ya dari perkembangan, dari kecil aja juga nilai-nilai moral yang didapatkan dari keluarga apakah itu masih dipegang teguh atau sudah mengendur. Jadi memang ada nilai-nilai yang dipegang dari kecil," ujarnya.

3. Sadomasokis

Sadomasokis adalah fantasi seksual yang melibatkan unsur sadis (menyiksa) dan masokis (menerima). Mereka yang menyukai fantasi seksual ini umumnya akan merasakan nikmat ketika mendapatkan penyiksaan, baik verbal maupun fisik.

"Dasar psikologi untuk fantasi ini adalah dominasi kekanak-kanakan yaitu 'saya bisa melakukan apapun yang kumau'. Di sisi penerima, mereka akan merasa tidak berdaya karena kurangnya kekuatan sehingga terkesan mereka menerima energi dari yang mendominasi," tutur Guyn.

4. BDSM

BDSM merupakan salah satu fantasi seksual yang menggabungkan antara bondage (perbudakan), domination (dominasi), sadism (sadisme), dan masochism (masokis).

BDSM melibatkan pengendalian tentang perilaku orang lain dalam hal ini yang menjadi 'budak' tidak boleh melakukan sesuatu tanpa izin dan jika melanggar akan dikenai hukuman.

"Perbudakan dan disiplin melibatkan satu orang menyerahkan kendali kepada lainnya. Perbudakan melibatkan pengekangan fisik sementara disiplin melibatkan pengekangan psikologis," jelas Justin Lehmiller, psikolog dari Amerika Serikat.



Simak Video "Dokter Boyke Sayangkan Kurangnya Pendidikan Seks untuk Milenial"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)