Sabtu, 14 Nov 2020 21:00 WIB

Bapak-bapak! Ini Lho 7 Cara Jitu Biar Sperma Makin Tokcer

Thalitha Yuristiana - detikHealth
ilustrasi sperma Ilustrasi sperma. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Kualitas sperma menjadi alat ukur kesuburan pria. Bagi pasangan suami istri yang sedang melakukan program kehamilan, beberapa hal perlu menjadi perhatian termasuk kualitas sperma.

Dikutip dari Mayo Clinic, kualitas sperma yang baik dapat dilihat dari tiga aspek yaitu jumlah sperma, kecepatan pergerakan sperma, dan bentuk sperma yang sempurna dengan kepala yang melingkar dan ekor yang panjang.

Pasalnya, tak semua pria memiliki tiga ciri-ciri kualitas sperma yang baik. Salah satu faktornya bisa disebabkan karena gaya hidup dan kelainan sperma.

Berikut ini 7 hal yang dapat dilakukan oleh pria untuk meningkatkan kualitas sperma yang telah dirangkum oleh detikcom dari beberapa sumber.

1. Berolahraga intensitas sedang secara rutin

Berolahraga secara rutin dapat membantu untuk meningkatkan kadar testosteron sehingga membuat sperma menjadi lebih berkualitas. Kuantitas olahraga yang dianjurkan oleh ahli adalah dua hingga tiga kali seminggu. Namun, perlu diketahui bahwa olahraga yang berlebihan juga dapat membuat kadar hormon testosteron menurun.

Dalam studi di Amerika Serikat, ditemukan bahwa pelari yang berlatih lebih dari 90 km per minggu mempunyai jumlah sperma lebih rendah dan sel-sel sperma kurang matang lebih banyak daripada pria berlari yang berlatih 50 kilometer per minggu.

Dapat disimpulkan bahwa olahraga dengan intensitas tinggi justru dapat membuat kualitas sperma menurun. Untuk itu, pilihlah olahraga dengan intensitas sedang yang cocok dengan tubuh Anda sehingga manfaatnya dapat terasa secara maksimal.

2. Membatasi konsumsi alkohol

Di beberapa penelitian ditemukan bahwa konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menghambat proses regenerasi sperma. Ahli menyarankan untuk pria yang ingin meningkatkan kualitas atau jumlah sperma untuk tidak mengonsumsi alkohol lebih dari 3-5 gelas dalam seminggu. Namun agar lebih maksimal, maka dianjurkan untuk tidak mengonsumsi alkohol sama sekali.

3. Menjaga berat badan

Pria yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas berpotensi memiliki sperma yang berkualitas rendah. Hal ini dikarenakan kelebihan berat badan dapat mengakibatkan jaringan lemak pada kulit pembungkus testis yang menyebabkan naiknya suhu di testis.

Hal ini dapat membuat produksi sperma menjadi terganggu bahkan membunuh sperma di dalamnya akibat suhu yang terlalu tinggi. Anda dapat menjaga berat badan dengan olahraga secara teratur dan melakukan diet.

4. Mengatur pola makan

Mengatur pola makan dilakukan dengan selektif memilih makanan yang bernutrisi bagi tubuh terutama makanan penyubur sperma. Salah satu jenis makanan penyubur sperma adalah makanan yang mengandung banyak anti-oksidan.

Makanan yang kaya anti-oksidan biasanya mengandung banyak likopen. Likopen adalah senyawa karotenoid yang merupakan kelompok pigmen warna kuning, oranye, atau merah pada berbagai jenis tumbuhan, sayuran, dan buah-buahan.

Sebuah studi menunjukkan bahwa pria yang mengonsumsi rutin makanan dengan kandungan likopen, akan mengalami perbaikan kualitas sperma. Perbaikan tersebut ditandai dengan berkurangnya gangguan kesuburan, seperti sperma encer, volume sperma rendah, dan perubahan warna sperma.

Ohio's Cleveland Clinic mempublikasikan sebuah penelitian yang menemukan bahwa konsumsi likopen dapat meningkatkan kualitas, mobilitas, dan volume sperma hingga 70 persen. Makanan kaya likopen yaitu tomat, stroberi, ceri, dan paprika merah.

5. Konsumsi lemak sehat

Melansir dari Medical News Today, lemak tak jenuh ganda merupakan kandungan baik yang dibutuhkan untuk perkembangan sel sperma. Lemak sehat di antaranya adalah asam lemak omega 3 dan omega 6.

Dalam tiga studi pada tahun 2019 menemukan bahwa pria yang mengonsumsi asam lemak omega 3 mengalami peningkatan yang signifikan dalam pergerakan dan konsentrasi sperma jika dibandingkan dengan pria yang tidak mengonsumsi suplemen omega 3.

Anda harus pandai memilh asupan lemak yang baik karena lemak yang tidak sehat justru menurunkan kualitas sperma.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Apakah Rekam Video Seks Diri Sendiri Termasuk Gangguan Jiwa?"
[Gambas:Video 20detik]