Rabu, 13 Jan 2021 20:40 WIB

5 Rahasia Meningkatkan Jumlah Sperma dan Tingkat Kesuburan Pria

Farah Nabila - detikHealth
ilustrasi sperma Cara meningkatkan jumlah sperma (Foto: iStock)
Jakarta -

Kesuburan merupakan kondisi yang sangat diinginkan bagi pria dan wanita. Bagi pasangan yang sedang merencanakan keturunan, kualitas sperma yang baik sangat dibutuhkan untuk meningkatkan peluang kehamilan.

Kualitas sperma yang baik dapat dilihat dari jumlah sperma yang dihasilkan. Semakin banyak jumlah sperma maka semakin besar peluang untuk kehamilan pada pasangan.

Berikut 5 cara untuk meningkatkan kesuburan pria dan jumlah sperma, yang dikutip dari Healthline.

1. Rutin berolahraga

Selain baik untuk kesehatan tubuh secara umum, berolahraga secara teratur dapat meningkatkan kadar testosteron dan kesuburan pada pria. Sebuah studi menunjukkan bahwa pria yang berolahraga secara teratur memiliki kadar testosteron yang lebih tinggi dan kualitas air mani yang lebih baik daripada pria yang tidak aktif.

Namun, terlalu banyak olahraga juga tidak baik karena dapat berdampak sebaliknya dan berpotensi menurunkan kadar testosteron. Mendapatkan jumlah seng yang tepat dapat meminimalkan risiko ini.

2. Konsumsi vitamin C

Vitamin C terkenal untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, mengonsumsi antioksidan yang cukup, seperti vitamin C, dapat meningkatkan kesuburan dan kualitas air mani.

Suplemen vitamin C juga secara signifikan meningkatkan jumlah dan motilitas sperma, sekaligus mengurangi jumlah sel sperma yang cacat.

3. Rileks dan minimalkan stres

Stres dapat mengurangi kepuasan seksual dan merusak kesuburan. Stres yang berkepanjangan meningkatkan kadar kortisol, yang memiliki efek negatif yang kuat pada testosteron. Saat kortisol naik, kadar testosteron cenderung turun.

Manajemen stres bisa dilakukan secara sederhana seperti berjalan-jalan di alam terbuka, bermeditasi, berolahraga, atau menghabiskan waktu bersama teman.

4. Konsumsi vitamin D

Vitamin D penting untuk kesuburan pria dan wanita. Ini adalah nutrisi lain yang dapat meningkatkan kadar testosteron.

Satu observasi yang dipublikasikan oleh National Library of Medicine menunjukkan bahwa pria yang kekurangan vitamin D lebih cenderung memiliki kadar testosteron rendah.

5. Konsumsi suplemen asam D-aspartat

Asam aspartat D (D-AA) adalah bentuk asam aspartat, sejenis asam amino yang dijual sebagai suplemen makanan. D-AA ada di kelenjar tertentu, seperti testis, juga di air mani dan sel sperma.

Para peneliti percaya bahwa D-AA berimplikasi pada kesuburan pria. Faktanya, kadar D-AA secara signifikan lebih rendah pada pria yang tidak subur dibandingkan pria subur.



Simak Video "Selain Bikin Tak Bisa Ereksi, Kebiri Kimia Juga Ancam Nyawa Predator Seksual"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)