Rabu, 10 Mar 2021 18:52 WIB

Berbagai Penyebab Libido Ngedrop pada Wanita

Yuviniar Ekawati - detikHealth
Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration. Ilustrasi seks (Foto: iStock)
Jakarta -

Gairah seksual secara alami berfluktuasi, tidak hanya dialami pria hal itu juga dialami oleh perempuan. Pada perempuan, naik turunnya libido atau gairah seksual terjadi karena berbagai faktor.

Perubahan secara fisik yang dialami perempuan dikutip dari Mayo Clinic yang dapat membuat libido berfluktuasi antara lain kehamilan, menopause, atau penyakit.

Gejala yang menyertai rendahnya libido pada perempuan menurut Mayo Clinic.

  1. Tidak tertarik pada jenis aktivitas seksual apapun, termasuk masturbasi
  2. Tidak pernah atau jarang memiliki fantasia tau pikiran seksual
  3. Khawatir dengan kurangnya aktivitas atau fantasi seksual.

Saat dorongan seks lebih rendah dari pasangan, turun dari sebelumnya, atau bahkan tak ada sama sekali, itu sebenarnya adalah hal yang normal untuk terjadi. Namun, saat merasa terganggu dengan keadaan itu, kedua pasangan bisa mencoba mencari tahu penyebabnya.

Dikutip dari Shape, penyebab turunnya libido pada perempuan antara lain sebagai berikut.

1. Pil KB dan obat-obatan lainnya

Obat apa pun yang dikonsumsi dapat berpengaruh pada libido, baik obat flu yang dijual bebas, obat jerawat hingga kontrasepsi. Cermati daftar efek samping dari obat itu, termasuk pada pil KB.

"Jika itu mengeringkan sinus atau kulit Anda, itu juga mengeringkan selaput lendir lain di tubuh Anda," jelas pakar hubungan dan seks Kat Van Kirk, Ph.D.

Dikutip dari Shape, berbagai penelitian sudah membuktikan adanya hubungan dengan menurunnya libido dengan pil KB. Pil KB mengubah fluktuasi estradiol alami wanita (kelompok hormon yang mencakup estrogen), yang oleh banyak dokter kandungan dianggap sebagai sumber utama libido wanita.

2. Kafein pada kopi

Walaupun kopi di pagi hari membuat tubuh menjadi lebih bersemangat melakukan aktivitas, nampaknya hal itu tidak bekerja pada gairah seksual dan hubungan seks. Terlebih jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak.

"Kafein dari satu atau dua cangkir kopi sehari dapat memberi Anda sedikit dorongan energi, tetapi konsumsi kafein yang berlebihan secara teratur dapat menyebabkan masalah di kamar tidur," ujar Dr Kirk.

"Terlalu banyak kafein menyebabkan kelenjar adrenal Anda berfungsi berlebihan dan melepaskan hormon stres di otak Anda yang dapat menghambat hasrat dan fungsi seksual," tambah Dr Kirk.

Untuk mengatasi penurunan libido akibat konsumsi kopi, Dr Kirk menyarankan agar perempuan tidak berlebihan minum kopi.



Simak Video "Karantina Akibat Corona Pengaruhi Gairah Seks, Bagaimana Mengatasinya?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)