Minggu, 28 Mar 2021 19:01 WIB

Tips Hindari Nyeri karena Endometriosis Saat Bercinta

Yuviniar Ekawati - detikHealth
Young female holding hands sensually on red silk bed. Tips untuk menghindari nyeri akibat endometriosis saat bercinta. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Beberapa perempuan mengeluhkan rasa sakit saat berhubungan seksual terlebih terjadi saat melakukan penetrasi. Ada kemungkinan hal tersebut terjadi karena endometriosis.

Dikutip dari Medical News Today, endrometriosis adalah keadaan ketika sel-sel yang menyerupai lapisan rahim tumbuh di tempat lain di tubuh, termasuk ovarium, saluran tuba, atau usus.

Untuk mengetahui seseorang terkena endometriosis dapat dilakukan dengan melihat ciri-ciri umum seperti adanya pendarahan menstruasi yang banyak, menstruasi yang terasa menyakitkan, serta nyeri saat berhubungan seks atau bercinta. Tetapi, untuk memastikannya dapat berkonsultasi ke dokter kandungan.

Rasa sakit saat berhubungan badan tersebut dalam istilah medis disebut dispareunia. Pada orang dengan endometriosis, dispareunia sering dialami karena penetrasi dan gerakan lain yang berhubungan dengan hubungan dapat meregangkan dan menarik pertumbuhan endometrium.

Meski begitu, tidak semua perempuan yang memiliki kondisi endometriosis mengalami rasa sakit saat berhubungan seksual. Tetapi bagi yang mengalaminya akan merasakan hal seperti berikut ini dikutip dari Medical News Today.

  1. Nyeri yang akut atau terasa seperti menusuk
  2. Sakit di perut bagian dalam
  3. Nyeri dengan rasa sakit mulai dari ringan sampai berat

Rasa nyeri saat berhuhungan seksual bervariasi, bergantung pada setiap individu. Beberapa orang mungkin hanya akan merasakannya saat penis masuk ke dalam vagina atau penetrasi sedangkan yang lainnya akan mengalami rasa sakit pasca aktivitas seksual tersebut.

Untuk menghindari rasa sakit terjadi saat bercinta, pasangan dapat bereksperimen untuk menemukan posisi yang pas. Berikut ini adalah posisi bercinta untuk hnidari nyeri karena endometriosis, dikutip dari Medical News Today.

1. Misionaris

Gerakan ini memungkinkan pasangan untuk face-to-face atau tatap muka, sehingga saat ada Gerakan yang tidak membuat nyaman, pasangan dapat langsung mengetahuinya.

Posisi misionaris seringkali menyakitkan bagi wanita dengan endometriosis sehingga posisi ini perlu dilakukan secara dangkal.

Misionaris juga dapat dilakukan dengan mengangkat pinggul perempuan penderita endometriosis sehingga rasa sakit dapat terhindari.

2. Woman on top

Perempuan yang mengidap endometriosis berada di atas sehingga dapat mengontrol kedalaman dan kecepatan penetrasi. Hal ini memungkinkan perempuan untuk menentukan kecepatan yang nyaman.



Simak Video "Apakah Rekam Video Seks Diri Sendiri Termasuk Gangguan Jiwa?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)