Senin, 14 Jun 2021 22:12 WIB

Mr P Bau Amis? Ini 4 Cara Mengatasinya

Ardela Nabila - detikHealth
Ripe yellow banana splashing into clear water, black background Foto: Prostock-Studio
Jakarta -

Sama seperti vagina, penis pria juga merupakan area yang rentan menimbulkan aroma tidak sedap. Sebab, area genital memang lembab lantaran dilapisi oleh pakaian. Akan tetapi, banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi aroma tersebut.

Namun, apabila aroma tidak sedap pada penis diikuti oleh cairan seperti lendir, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter karena bisa saja menandakan infeksi menular seksual. Apabila aromanya disebabkan oleh aktivitas sehari-hari, maka tidak perlu khawatir.

Pasalnya, keringat yang bercampur dengan bakteri alami pada kulit memang rentan menimbulkan aroma khas dan hal ini merupakan normal. Adapun sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir atau mencegah aroma khas tersebut.

Dikutip dari laman Men's Health, berikut 4 cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi aroma tidak sedap pada penis.

1. Merapikan rambut kemaluan

Rambut kemaluan bisa menyebabkan aroma tidak sedap pada penis. Selain itu, rambut kemaluan yang sudah lama tidak dirapikan akan membuat kamu kesulitan mengidentifikasi masalah kulit dan rentan menyebabkan area penis menjadi lembap. Oleh karenanya, rutin merapikan rambut kemaluan penting untuk meminimalisir aroma yang mengganggu.

2. Bersihkan penis

Saat membersihkan penis, pastikan penis sudah benar-benar bersih. Perhatikan hal-hal kecil pada penis, jangan hanya membasuhnya pada area tertentu saja. Untuk memastikan kebersihannya, saat membasuh penis, berikan sedikit tekanan dan jangkau seluruh bagian penis.

Untuk membersihkannya, kamu bisa menggunakan sabun antibakteri. Namun, perlu diingat untuk menghindari sabun dengan wewangian. Bagi pria yang belum atau tidak disunat, pastikan ujung penis bersih dari sel kulit mati dan minyak berlebih agar bebas dari pertumbuhan bakteri.

3. Keringkan penis

Area penis yang kering akan mencegah timbulnya aroma tidak sedap pada penis. Oleh sebab itu, usai mandi dan buang air jangan lupa untuk mengeringkannya terlebih dahulu sebelum kembali memakai celana.

Hindari menggunakan handuk atau kain lap yang sama untuk mengeringkan penis. Hal ini bisa menyebabkan bakteri tumbuh dan menyebabkan masalah baru.

4. Pilih celana dalam berbahan katun

Celana dalam berbahan katun tidak hanya penting untuk menjaga kesehatan vagina pada wanita, tetapi juga penting bagi kesehatan penis pria. Bahan katun merupakan bahan yang memudahkan penis untuk tetap bernapas. Dengan demikian, penis tidak menjadi lembap dan menimbulkan aroma tidak sedap.



Simak Video "Tahukah Kamu Laki-laki Juga Punya Masa Subur?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)