Kamis, 01 Jul 2021 21:00 WIB

Ternyata Ini 7 Faktor yang Mempengaruhi Ukuran Payudara Wanita

Ardela Nabila - detikHealth
ilustrasi kanker payudara Foto: iStock
Jakarta -

Sejumlah bagian pada tubuh memang berhenti mengalami pertumbuhan pada usia tertentu. Namun, tahukah kamu bahwa ukuran payudara bisa mengalami perubahan ukuran dan bentuk seiring berjalannya waktu?

Perubahan ukuran dan bentuk payudara pada wanita rupanya disebabkan oleh berbagai faktor. Meski wanita menggunakan ukuran bra tertentu untuk menopang payudaranya, sebenarnya payudara tetap bisa mengalami perubahan ukuran.

Dikutip dari laman Self, berikut ini 7 hal yang bisa memengaruhi seberapa kecil atau besarnya ukuran payudara wanita.

1. Faktor genetik

Sama seperti rambut, kulit, tinggi badan, dan karakteristik tubuh lainnya, ukuran payudara ternyata juga dipengaruhi oleh faktor genetik atau riwayat keluarga. Meski demikian, menurut Nazanin Khakpour, MD, FACS, seorang ahli onkologi bedah spesialis kanker payudara di Moffitt Cancer Center, perubahan ukuran payudara tidak hanya disebabkan oleh faktor ini.

2. Berat badan

Payudara merupakan bagian tubuh kompleks yang terbentuk dari berbagai jaringan, kelenjar dan saluran susu, serta jaringan lemak. Seberapa banyak jaringan yang ada pada payudara setiap wanita tentunya akan berbeda-beda, begitu pula dengan jaringan lemaknya.

Menurut Sherry Ross, MD, seorang ahli kesehatan wanita di Providence Saint John's Health Center, apabila payudaramu terdiri dari lebih banyak jaringan lemak, maka perubahan ukuran payudara bisa terlihat saat kamu mengalami kenaikan atau penurunan berat badan.

3. Rutinitas olahraga

Jika kamu merupakan seseorang yang rutin berolahraga, maka kamu mungkin menyadari perubahan bentuk dan ukuran payudara yang menjadi lebih kencang dari sebelumnya. Sebab, saat berolahraga, terutama olahraga yang fokus pada tubuh bagian atas, kamu juga akan melatih empat otot utama yang berada di belakang jaringan payudara.

Namun, perlu diingat bahwa rutin berolahraga bukan berarti semata-mata bisa memperbesar ukuran payudara, tetapi hanya membantu membentuk otot payudara.

4. Siklus menstruasi

Siklus menstruasi bisa memberikan perubahan signifikan terhadap ukuran payudara, tekstur, dan bentuknya. Pada masa awal siklus menstruasi, tubuh akan memproduksi estrogen, yakni hormon yang menyebabkan ovulasi dan merangsang saluran susu di payudara.

Kemudian, saat memasuki siklus kedua yang semakin dekat dengan menstruasi, progesteron akan menstimulasi pembentukan kelenjar susu yang bisa menyebabkan pembengkakan pada payudara. Hal inilah yang menyebabkan payudara tampak lebih besar dari biasanya.

5. Pil KB

Pil KB tak hanya bisa mencegah kehamilan, tetapi juga bisa membantu meregulasi menstruasi. Selain itu, kata Jennifer Wider, MD, seorang ahli kesehatan wanita, pil ini bisa memengaruhi ukuran payudara. Hal ini dikarenakan estrogen dan progesteron pada pil KB yang bisa menyebabkan edema atau retensi air.

6. Kehamilan dan pasca persalinan

Perubahan hormon, seperti peningkatan progesteron, selama masa kehamilan dapat menyebabkan payudara wanita membesar. Bahkan, perubahan ini bisa menyebabkan perubahan pada ukuran bra juga.

Saat sudah memasuki masa pasca persalinan, payudara tetap akan membengkak apabila wanita lanjut menyusui. Namun, setelah tiga sampai enam bulan atau setelah masa menyusui selesai, payudara biasanya akan kembali ke bentuk normalnya.

7. Usia

Seiring bertambahnya usia, bentuk dan ukuran payudara akan mengalami perubahan pula. Terutama, saat wanita memasuki masa menopause, di mana perubahan hormon akan memengaruhi bentuk dan ukuran payudara.

Saat kadar estrogen menurun, jaringan pada payudara akan mengalami dehidrasi dan kehilangan elastisitasnya. Sementara itu, kelenjar payudara yang berfungsi memproduksi susu akan mulai menyusut.



Simak Video "Payudara Prostetik untuk Pengidap Kanker Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)