Selasa, 13 Jul 2021 19:38 WIB

5 Risiko Berbahaya Seks Oral, HIV hingga Gonore

Ardela Nabila - detikHealth
ilustrasi seks oral Foto: Thinkstock
Jakarta -

Sama seperti seks vaginal dan anal, seks oral juga bisa berisiko menularkan penyakit menular seksual melalui kontak fisik. Penularan tersebut terjadi lantaran seks oral juga melibatkan kontak fisik dengan organ intim.

Apabila seseorang terinfeksi penyakit menular seksual melalui seks oral, biasanya gejalanya bisa dirasakan pada area sekitar mulut.

Sejumlah gejalanya antara lain, nyeri dan timbul kulit melepuh di sekitar mulut, sakit tenggorokan, sulit mengunyah, kemerahan di mulut atau tenggorokan, bercak putih di sekitar mulut, radang pada amandel.

Karenanya, penting untuk selalu mewaspadai risiko seks oral dengan cara menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom.

Untuk memahami lebih lanjut terkait risikonya, berikut ini 5 penyakit menular seksual yang bisa menular melalui seks oral, seperti dikutip dari Very Well Health.

1. HIV

Dibandingkan dengan seks anal dan vaginal, risiko tertular HIV saat seks oral lebih rendah. Meski jarang, seks oral masih bisa menularkan HIV. Penularannya bisa terjadi ketika terdapat luka pada mulut.

2. Herpes

Meski herpes di kemaluan dan oral disebabkan oleh strain yang berbeda, virus herpes masih bisa menginfeksi bagian lainnya. Jadi, herpes memungkinkan untuk menular melalui seks oral.

Bahkan sebuah studi tahun 2019 di jurnal BMC Medicine menemukan bahwa infeksi HSV lebih banyak menular karena seks oral daripada seks biasa.

3. Human Papillomavirus (HPV)

HPV juga bisa menular lewat seks oral. Faktanya, HPV yang ditularkan melalui seks oral diyakini merupakan faktor risiko utama terjadinya kanker mulut dan tenggorokan. Selain itu, HPV juga bisa muncul di rongga mulut melalui transmisi vertikal (penularan dari ibu ke anak saat lahir).

4. Gonore

Gonore atau gonorrhea bisa ditularkan ketika seks oral dilakukan di penis. Saat penyakit ini menginfeksi tenggorokan, maka akan sulit untuk ditangani. Namun, transmisi pada wanita berisiko lebih rendah karena infeksi yang biasa menyerang serviks akan lebih sulit untuk dijangkau saat seks oral.

5. Klamidia

Klamidia yang didapat ketika seks oral pada penis berisiko menginfeksi kedua pasangan, baik penerima maupun yang memberikan seks oral. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut lagi terkait penularan klamidia melalui oral dan vagina. Tetapi, risiko infeksinya kemungkinan mirip dengan gonore.



Simak Video "Muncul Varian Baru Covid-19, Diklaim Mampu Bunuh 1 dari 3 Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)