Sabtu, 17 Jul 2021 18:33 WIB

Seks Pagi Vs Malam, Mana yang Lebih Baik?

Rita Puspita Rachmawati - detikHealth
Ilustrasi hubungan seks suami istri Foto: Getty Images/iStockphoto/Ivanko_Brnjakovic
Jakarta -

Hubungan seksual bagi pasangan suami istri biasanya identik dengan malam hari. Namun, perdebatan antara seks pagi atau malam sebenarnya sudah jadi perdebatan yang cukup lama.

Pada pagi hari, pria biasanya bangun dengan kondisi terangsang sehingga bagi sebagian pria seks di pagi hari jadi pilihan yang tepat. Namun, wanita kebanyakan lebih suka malam hari ketika keadaan sudah lebih santai.

Lalu apa sih yang menyebabkan perbedaan pilihan waktu seks ini?

1. Perbedaan testosteron

Pria memang memiliki lonjakan testosteron antara pukul enam dan sembilan pagi. Mereka secara alami ingin memanfaatkan ereksi pagi yang baik.

Sayangnya, wanita memiliki jumlah testosteron harian terendah di pagi hari dan peningkatan minimal di malam hari.

2. Perbedaan siklus hormon

Pria dapat mengalami perbedaan 25-50 persen testosteron di pagi hari, yang berarti nafsu besar untuk seks dini.

Namun bagi wanita, perubahan signifikan pada testosteron tidak terjadi setiap hari, tetapi setiap bulan dengan peningkatan terbesar terjadi pada pertengahan bulan selama ovulasi.

Untuk mendorong seks pagi hari

Jika Anda dan pasangan memilih untuk melakukan seks di pagi hari, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mendorongnya:

1. Fokus pada manfaat

Setelah melakukan seks di pagi hari, hormon vasoperin akan meningkat. Hormon ini akan mendorong pria untuk merasakan lebih banyak keterikatan emosional.

2. Mulai lebih lambat

Saat punya waktu yang lebih luang, jangan terburu-buru untuk segera menuntaskan hasrat. Luangkan waktu untuk berpelukan dan memuji.

Ginekolog dan peneliti Inggris Gabrielle Downey mengatakan bahwa satu-satunya gangguan terbesar pada hasrat wanita adalah citra tubuhnya. Jadi, katakan padanya bahwa Anda menyukai tampilannya di pagi hari.

3. Tidurlah lebih awal

Kurang tidur bisa menurunkan kadar testosteron pada pria maupun wanita. Tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga keseimbangan hormonal maksimum dan untuk membatasi hormon stres kortisol yang mengganggu keinginan pasangan untuk berhubungan.

Untuk mendorong seks malam

Jika pilihanmu jatuh pada hubungan seks di malam hari, maka berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan hasrat seksual di malam hari:

1. Tonton olahraga kompetitif

Penelitian menunjukkan bahwa menonton olahraga kompetitif dapat meningkatkan perasaan agresi dan meningkatkan hormon testosteron. Hal ini akan menjadi lebih bagus jika pasangan juga seorang penggemar olahraga.

2. Tunjukkan afeksi pada pasangan

Bangun obrolan tentang kebersamaan sepanjang hari untuk memanfaatkan sedikit peningkatan testosteron dalam tubuhnya.

Mengirim teks yang penuh kasih dan apresiatif membangun hubungan emosional yang mungkin menjadi pemicu yang lebih kuat daripada testosteron.

3. Berolahraga bersama di penghujung hari

Tiga puluh hingga empat puluh menit berolahraga intens meningkatkan kadar testosteron sehingga hasrat seksual akan muncul.

Sadarilah bahwa terkadang keputusan tentang kapan harus berhubungan seks bisa lebih tentang perebutan kekuatan emosional daripada preferensi pribadi.

Dalam hal ini, penting untuk melakukan percakapan yang jujur untuk mengetahui akar masalahnya. Masing-masing dari Anda mungkin memiliki waktu favorit, tetapi menyenangkan pasangan Anda sesekali selama momen terbaik mereka membawa keadilan dan kesenangan.



Simak Video "Seks Anal dan Risiko Kesehatannya"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)